SENIN, 5 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Short Squeeze Bitcoin US$450 Juta dan Taruhan Call...

Finansial

Short Squeeze Bitcoin US$450 Juta dan Taruhan Call Jelang Risalah FOMC

Bitcoin menyentuh US$63.900 setelah short squeeze besar-besaran melikuidasi lebih dari US$450 juta posisi jual, sementara pasar opsi menumpuk taruhan call jelang rilis risalah FOMC 8 Juli.

Opsi Bitcoin Jadi Didominasi Call Menjelang Risalah FOMC 8 Juli: Akankah BTC Breakout US$63.000?

Dari level terendah US$58.293 pada 1 Juli, Bitcoin sudah menempuh jarak yang tidak main-main hanya dalam lima hari. Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini sempat menyentuh US$63.900 di awal perdagangan 6 Juli, sebelum terkoreksi ke kisaran US$62.600-an. Kenaikan itu menyeret lebih dari US$450 juta posisi short ke dalam likuidasi paksa.

Pemicunya sudah lama ditunggu. Laporan Nonfarm Payroll AS bulan Juni, dirilis Kamis lalu, mencatat penambahan hanya 57.000 lapangan kerja, jauh di bawah konsensus. Angka selemah itu biasanya dibaca pasar sebagai sinyal bahwa The Fed punya lebih sedikit amunisi untuk mengerek suku bunga. Buat Bitcoin, itu kabar baik. Yield Treasury melemah, dolar AS ikut tergerus, dan biaya peluang memegang kripto tiba-tiba terasa lebih ringan.

Short squeeze yang menyusul bersifat mekanis dan keras. Begitu Bitcoin menembus US$62.000, buyback paksa dari trader yang tersangkut posisi jual mendorong harga ke resistance berikutnya. Pergerakan domino seperti ini, jujur saja, bukan cerminan permintaan yang organik. Penutupan short secara terpaksa bisa memicu lonjakan tajam, tapi seberapa lama kenaikan itu bertahan adalah pertanyaan berbeda.

ETF Bitcoin spot ikut membantu sentimen. Pembalikan arus masuk memutus rentetan outflow selama 10 hari berturut-turut, meski catatannya tetap pahit: dana-dana tersebut masih memproses outflow rekor sepanjang Juni sebesar US$4,5 miliar, menjadikannya bulan terburuk dalam sejarah produk ini. Konfirmasi dari sisi institusional, dengan kata lain, belum sepenuhnya datang.

Altcoin pun kecipratan. Ether terkerek sekitar 4% dalam sehari dan 10% sepanjang pekan. Solana melesat hampir 19%, gainer terkuat di antara token-token papan atas.

Kini perhatian bergeser ke peristiwa berikutnya. Risalah FOMC dari pertemuan 16-17 Juni akan dirilis pada 8 Juli pukul 14.00 waktu ET. Dokumen itu akan mengungkap seberapa kuat perubahan arah hawkish para pembuat kebijakan. Dalam pertemuan tersebut, The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75% untuk keempat kalinya berturut-turut, dipimpin untuk pertama kali oleh Ketua baru Kevin Warsh. Debutnya langsung bikin Bitcoin dan emas anjlok pada 17 Juni. Sembilan dari 18 pejabat memperkirakan kenaikan suku bunga sebelum akhir 2026, dan pernyataan resmi sudah menghapus kecenderungan pelonggaran.

Di pasar opsi Deribit, sinyalnya agaknya optimistis. Rasio put-call saat ini berada di 0,58, dengan volume call mencapai 6.258 kontrak berbanding 3.610 put dalam 24 jam. Klaster call terbesar menumpuk di dekat strike US$69.000, jauh di atas harga spot. Posisi put terkonsentrasi di kisaran US$58.000-US$62.000 sebagai lindung nilai yang tipis. Glassnode membaca situasi ini dengan nada hati-hati: "Pada saat ini, pasar opsi memberi harga volatilitas masa depan yang rendah untuk BTC. Walaupun ekspektasi kenaikan harga tetap sama, kami melihat permintaan untuk posisi short semakin sedikit. Ini bisa menjadi tanda pertama optimisme kembali ke pasar opsi."

Tapi ketenangan itu sendiri bisa berbalik jadi bumerang. Lindung nilai yang tipis berarti kalau risalah FOMC menyajikan kejutan hawkish, pasar tidak punya banyak bantalan. Pergerakan bisa tajam dan tiba-tiba, terutama karena kedaluwarsa opsi 8 Juli ini tergolong kecil, hanya sekitar 628 kontrak senilai US$39,3 juta secara notional.

Level US$63.000 masih belum benar-benar ditaklukkan. Setiap upaya penembusan sejak akhir Juni hanya bertahan sebentar, bahkan di akhir pekan sekalipun. Masuk kuartal ketiga dengan likuiditas yang lebih tipis dari biasanya, pasar ini bisa berbalik ke arah mana saja, tergantung isi risalah Rabu nanti. Pertanyaannya: siapa yang lebih dulu bergerak, pembeli call atau The Fed?