Segmen entry-level Indonesia makin sulit diabaikan. Tahun 2026, anggaran Rp1,5 juta sudah cukup untuk membawa pulang smartphone RAM 8GB dengan layar AMOLED 120Hz, baterai jumbo, bahkan sertifikasi tahan debu dan percikan air.
Satu catatan penting sebelum masuk ke daftarnya: angka "8GB" pada spesifikasi ponsel murah tidak selalu berarti RAM fisik murni. Beberapa vendor mencantumkan fitur dynamic RAM atau virtual RAM yang mengambil sebagian ruang penyimpanan internal untuk menopang memori saat beban kerja tinggi. realme C61, misalnya, punya RAM fisik 8GB dengan opsi tambahan dynamic RAM hingga 16GB. Dua hal yang berbeda, dan calon pembeli perlu jeli membedakannya sebelum transaksi.
Dengan catatan itu di kepala, berikut enam pilihan yang agaknya paling menarik di kelas harga ini.
itel City 100 jadi titik masuk terendah, dibanderol sekitar Rp1.299.000 untuk varian RAM 8GB penyimpanan 128GB. Chipset Unisoc T7250 mentenagai layar IPS LCD 6,75 inci-nya, ditopang baterai 5.200 mAh dan penyimpanan UFS 2.2 yang lebih responsif dibanding eMMC. Pilihan wajar untuk kebutuhan komunikasi dan media sosial harian.
Selisih Rp50 ribu di atasnya ada nubia V70 Design di kisaran Rp1.349.000. Chipset Unisoc T606-nya satu generasi di bawah T7250, dan nubia kerap bermain di desain fisik sebagai kartu truf utama. Tidak banyak keistimewaan teknis di sini, jujur saja. Tapi bagi pengguna yang sensitif harga dan tidak butuh lebih dari smartphone fungsional, perangkat ini masuk hitungan.
Kalau urusan daya tahan baterai jadi prioritas, itel P70 layak masuk shortlist. Rp1.379.000 untuk RAM 8GB, penyimpanan 128GB, dan baterai utama 6.000 mAh. Ada charging case yang secara total bisa menggenjot kapasitas hingga setara 10.000 mAh. Chipset MediaTek Helio G50 dan sertifikasi IP54 melengkapi paket ini. Bukan yang tercepat di kelasnya, tapi ketahanan daya segitu sulit ditandingi di harga serupa.
Infinix Smart 10 Plus hadir di angka Rp1.449.000. RAM LPDDR4X, layar IPS LCD 6,67 inci, chipset Unisoc T7250. Keunggulan praktisnya ada di slot microSD, sehingga penyimpanan bisa diperluas tanpa harus langsung merogoh kocek lebih dalam untuk varian kapasitas besar. Relevan untuk pengguna yang suka menyimpan banyak konten lokal.
Satu nama yang mencolok di daftar ini adalah itel S25. Rp1.549.000, dan ini satu-satunya perangkat dalam daftar yang sudah membawa panel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz. Bukan main untuk kelas harganya. Chipset Unisoc T620, penyimpanan 128GB, baterai 5.000 mAh, sertifikasi IP54. Bagi pengguna yang menghabiskan banyak waktu streaming atau menggulir media sosial, selisih AMOLED versus IPS LCD terasa nyata di mata, bukan cuma di kertas spesifikasi.
Posisi paling atas ditempati realme C61 di kisaran Rp1.599.000, membawa chipset Unisoc T612, baterai 5.000 mAh, layar 6,745 inci dengan refresh rate 90Hz, dan kamera utama 50MP. Paket yang cukup komprehensif, meski soal RAM fisik versus dynamic RAM tadi tetap perlu dicermati sebelum klik beli.
Satu hal yang berlaku untuk semua pilihan di atas: harga bisa bergeser tergantung platform, promo, dan varian. Pastikan unit yang dibeli produk resmi Indonesia untuk menjamin garansi dan dukungan purna jual yang memadai.