Dua produk baru Xiaomi mendarat hampir bersamaan, menyasar segmen yang sama: pemilik hewan peliharaan yang ingin teknologi mengurus rutinitas yang sering terlupakan.
Yang pertama, Mijia Smart Fish Tank 2 Pro. Generasi kedua dari akuarium pintar Xiaomi ini membawa sejumlah peningkatan teknis yang cukup serius. Sistem filtrasinya kini menggunakan jalur air berbentuk "U" di ruang biologis, yang diklaim memperpanjang waktu kultur bakteri nitrifikasi sehingga proses pemurnian air lebih efisien. Struktur filtrasi berlapis-lapis bekerja mengisolasi limbah secara bertahap, dan mekanisme pengurasan cepat mencegah kotoran mengendap terlalu lama di badan utama akuarium.
Pompa yang digunakan bukan sembarangan. Motor tanpa sikat empat kutub berbahan tembaga murni dikombinasikan dengan pelat baja silikon berbentuk lingkaran bermagnet rendah, menghasilkan aliran air konstan dengan konsumsi daya yang irit. Poros keramik dan bantalan hambatan rendah, ditambah kapas peredam suara di sekeliling rumah motor yang tersegel rapat, menjadikan akuarium ini bisa beroperasi nyaris tanpa suara.
Di bagian depan terpasang layar LCD berwarna berdiagonal 1,47 inci yang menampilkan informasi real-time, dari suhu air sampai status sistem. Pengguna tidak perlu membuka aplikasi hanya untuk memastikan kondisi akuarium baik-baik saja. Ruang masuk air multifungsi juga menyediakan soket tahan air 5W untuk aksesori opsional seperti elemen pemanas atau lampu sterilisasi UV, tanpa mengubah tata letak internal.
Pemberian makan otomatis sudah tertanam langsung. Jadwal makan bisa diatur dari Mi Home, praktis saat pemilik pergi keluar kota beberapa hari. Sistem pencahayaan dan filtrasi pun dapat disesuaikan secara dinamis berdasarkan jenis ikan yang dipelihara. Harga crowdfunding ditetapkan 599 yuan, sekitar Rp1,3 juta, dengan kampanye resmi dimulai 24 Agustus. Distribusi untuk saat ini masih terbatas di pasar Tiongkok.
Produk kedua agaknya menyasar ceruk yang lebih luas: pemilik kucing dan anjing. Mijia Smart Pet Water Fountain 2 Sterilization Edition sudah tercatat di JD.com dan dijadwalkan rilis perdana 25 Agustus dengan harga 199 yuan, setara Rp430 ribuan.
99 persen bakteri. Begitu klaim Xiaomi soal efektivitas pompa UV-C yang ditanamkan di dalam dispenser ini. Air kemudian dialirkan melalui filtrasi empat tahap: kapas mikropori PP berdensitas tinggi, butiran karbon aktif, resin penukar ion, dan kapas antibakteri. Bulu, debu, kotoran mikro, semua tersaring sebelum air sampai ke mulut hewan peliharaan.
Kapasitas wadahnya 3 liter, cukup untuk seekor kucing dewasa selama 10 hingga 15 hari. Baterai 4.000 mAh di dalamnya sanggup bertahan 90 hari dalam sekali pengisian. Nirkabel sepenuhnya, artinya dispenser ini bisa diletakkan di sudut mana pun. Soal kebisingan, hanya 30 dB berkat desain aliran air yang menempel pada dinding wadah. Kucing paling penakut pun tidak akan terusik.
Tiga mode aliran tersedia: sensor gerak, jeda berkala, dan aliran terus-menerus. Mode terakhir butuh sambungan kabel. Fitur keamanan otomatis akan mematikan pompa jika level air terlalu rendah, mencegah motor jebol. Notifikasi via Mi Home mencakup level air, status baterai, dan pengingat penggantian filter.
Dua produk, satu pendekatan: biarkan teknologi mengurus hal-hal kecil supaya pemilik hewan tidak harus selalu ingat. Pertanyaannya tinggal kapan keduanya keluar dari pasar Tiongkok.