Empat tahun setelah debutnya, seri Civi milik Xiaomi tampaknya akan pensiun dini. Bocoran yang beredar pekan ini, bersumber dari leaker terpercaya Digital Chat Station, menyebut bahwa Xiaomi telah memutuskan menghentikan pengembangan lini Civi secara permanen, tanpa ada indikasi pelanjutan di generasi berikutnya.
Pernyataan itu muncul sebagai respons atas pertanyaan pengguna di platform tersebut, dan agaknya cukup definitif: tidak ada Civi baru yang akan datang. Bagi penggemar seri ini, kabar itu lumayan mengejutkan. Civi 5 Pro bahkan sempat dirilis di sejumlah pasar global dengan nama Xiaomi 15 Civi, yang seolah memberi sinyal bahwa lini ini masih punya masa depan.
Seri Civi pertama kali diperkenalkan pada 2021 sebagai suksesor seri CC. Proposisinya jelas: ponsel bergaya hidup dengan desain ramping, estetika premium, dan kemampuan kamera selfie di atas rata-rata. Selama masa produksinya, Civi berhasil melahirkan beberapa perangkat yang cukup ikonik di segmennya. Performa komersial yang goyah di luar Tiongkok, kalau data ini bisa dipercaya, menjadi pertimbangan utama Xiaomi untuk menutup babnya.
Xiaomi tidak sekadar membunuh satu seri lalu berhenti. Perusahaan bakal mengalihkan bobot ke seri T, yang untuk pertama kalinya diperkenalkan di pasar domestik Tiongkok melalui Xiaomi 17T. Masuk akal: alih-alih mempertahankan sub-lini dengan identitas pasar yang makin kabur, Xiaomi tampaknya memilih konsolidasi di bawah seri yang lebih mudah dipasarkan secara global.
DNA Civi sendiri kemungkinan tidak benar-benar mati. Xiaomi 14 Civi yang dirilis di pasar global menjadi preseden bahwa teknologi dan estetika khas Civi bisa hidup di bawah payung seri angka utama. Desain ramping dan kemampuan selfie flagship yang selama ini jadi keunggulan Civi, bisa jadi, akan diserap ke dalam varian "Lite" atau model tertentu dari seri T dan seri numerik utama.
Sampai hari ini, Xiaomi belum mengeluarkan pernyataan resmi. Status bocoran tetaplah bocoran. Tapi pola yang terbentuk cukup berbicara sendiri: tidak ada roadmap Civi yang bocor, tidak ada teaser, tidak ada sinyal pengembangan yang terdeteksi. Tiga nol.
Bagi pengguna yang saat ini memakai perangkat Civi, fokus Xiaomi kemungkinan akan beralih ke pemeliharaan software dan ekosistem perangkat yang sudah terjual. Rutinitas update HyperOS untuk unit yang beredar di pasar diperkirakan masih berjalan sesuai komitmen dukungan yang berlaku, meski pengembangan hardware baru tampaknya sudah tutup buku.
Seri Civi, kalau benar ini akhirnya, menutup siklus empat tahun sebagai eksperimen Xiaomi di segmen ponsel lifestyle murni. Pertanyaannya: apakah seri T sanggup mewarisi loyalitas pengguna yang selama ini setia pada estetika khas Civi, atau justru segmen itu pelan-pelan akan amblas ditelan pasar yang kian didominasi performa dan AI?