Baterai 7.100 mAh dalam bodi setebal 7,99 mm. Kalau bocoran ini benar, Vivo sedang menyiapkan sesuatu yang serius.
Vivo X300e, yang bakal jadi varian keenam di seri X300, mulai terlihat wujudnya setelah tipster Digital Chat Station dari Weibo membeberkan hampir seluruh spesifikasi perangkat tersebut. Sebelumnya perangkat ini sudah terdeteksi di database IMEI GSMA sejak Februari lalu, bersamaan dengan Vivo X Fold 6. Kini bocoran makin konkret dan sulit diabaikan.
Dari sisi layar, X300e mengusung panel OLED 6,59 inci beresolusi 1.5K dengan desain flat display. Sedikit lebih lebar dibanding X300 FE yang sudah beredar lebih dulu. Pilihan layar datar ini agaknya bukan kebetulan, mengingat tren yang kembali menggeliat di kalangan pengguna yang lebih suka kenyamanan gaming dan mengetik ketimbang estetika layar melengkung.
Chipset Snapdragon 8 Gen 5 jadi otak pemrosesan, identik dengan yang dipakai X300 FE. Tidak ada perbedaan di sektor ini. Memang tidak perlu ada, karena chip tersebut masih yang terkini dari Qualcomm.
Kamera jadi cerita tersendiri. Sistem tiga lensa di belakang terdiri dari kamera utama 50MP, telefoto periskop 50MP, dan ultra lebar 8MP. Di depan, selfie camera 50MP siap mendampingi. Seluruh konfigurasi ini mendapat dukungan Zeiss Imaging, kolaborasi yang selama ini jadi kartu truf Vivo dalam urusan akurasi warna dan karakter foto yang lebih natural. Periskop 50MP-nya? Itu yang paling menarik perhatian. Artinya zoom jarak jauh dengan kualitas yang tidak main-main.
Soal baterai. Kapasitas 7.100 mAh yang disertakan pada X300e jelas jadi pembeda paling kentara dari X300 FE. Dipadukan dengan fast charging 90W, waktu pengisian bisa ditekan cukup drastis meski kapasitasnya jumbo. Yang bikin makin impresif: semua itu dikemas dalam ketebalan di bawah 8,0 mm dengan bobot sekitar 203 gram. Smartphone bertenaga besar biasanya harus mengorbankan salah satu, entah kebetulan atau tidak, Vivo tampaknya berusaha tidak melakukan itu.
Desain fisik X300e disebut mengusung modul kamera persegi di sudut kiri atas bagian belakang, berbeda dari X300 FE yang memakai pendekatan horizontal. Frame berbahan logam melengkapi kesan premium. Ada pula kabar soal sensor sidik jari ultrasonik, tapi informasi ini belum bisa dikonfirmasi dan masih bisa berubah sebelum pengumuman resmi.
Kalau dihitung-hitung, X300e ini pada dasarnya X300 FE yang dibesarkan di tiga titik: baterai lebih jumbo, layar sedikit lebih luas, modul kamera beda pendekatan. Strategi Vivo terbaca jelas, yakni menyasar pengguna yang mendambakan daya tahan baterai lebih panjang tanpa harus melepas performa flagship.
Tanggal peluncuran resmi belum ada. Tapi dengan volume bocoran yang semakin deras, bisa jadi pengumuman tinggal menghitung pekan.