SABTU, 26 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Vivo X Fold 6 Meluncur dengan Kamera 200 MP dan Ba...

Tekno

Vivo X Fold 6 Meluncur dengan Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh, Pertama Pakai MediaTek

Vivo resmi meluncurkan X Fold 6 di China dengan kamera utama Samsung HPB 200 MP, baterai solid-state 7.000 mAh, dan untuk pertama kalinya menggandeng chipset MediaTek pada lini ponsel lipatnya.

Resmi Meluncur! Vivo X Fold 6 Bawa Terobosan Baterai 7.000 mAh, Kamera 200 MP dan Chip MediaTek Teknologi, KabarTerdepan.com - Persaingan pasar smartphone lipat (foldable) global kembali memanas. Vi

Kamera 200 megapiksel di ponsel lipat bukan lagi sekadar wacana. Vivo membuktikannya lewat X Fold 6 yang resmi diperkenalkan di China pekan ini, membawa sederet spesifikasi yang agaknya akan membuat rivalnya di segmen premium perlu berpikir ulang.

Yang langsung menarik perhatian para pengamat gadget bukan cuma angka resolusinya, melainkan kombinasinya. Sensor utama Samsung HPB 200 MP hadir berdampingan dengan kamera ultra-wide 50 MP dan telefoto periskop Sony LYTIA 602 50 MP yang dilengkapi teknologi VCS dan OIS. Bagi mereka yang serius menekuni fotografi mobile, ponsel ini bahkan mendukung aksesori lensa Zeiss Teleconverter G2 dari vivo, sebuah detail yang jarang ditemukan di kelas ponsel lipat mana pun.

Peluncuran ini juga menandai babak baru bagi vivo. Untuk pertama kalinya, lini X Fold tidak mengandalkan Snapdragon, melainkan beralih ke MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang dipadukan dengan chip pencitraan proprietary Vivo V3+. Kombinasi yang membuat sebagian kalangan penasaran, terutama soal bagaimana chip ini bertarung di benchmark dunia nyata.

Dari sisi layar, X Fold 6 mengusung panel AMOLED 8,02 inci resolusi 2504 x 2312 piksel saat dibuka, dilindungi kaca UTG. Saat dilipat, layar luar 6,5 inci beresolusi 2528 x 1120 piksel tetap dimanjakan proteksi Armour Glass generasi kedua. Keduanya mendukung refresh rate adaptif 1-120 Hz. Kamera depan 20 MP tersedia di kedua sisi layar, sehingga swafoto berkualitas tidak tergantung pada posisi lipatan.

Soal baterai. 7.000 mAh, angka yang tidak main-main untuk segmen foldable. Ini menjadikan X Fold 6 sebagai ponsel lipat pertama vivo dengan kapasitas sebesar itu, menggunakan teknologi solid-state generasi ketiga yang mereka sebut Blue Ocean. Pengisian cepat 80W lewat kabel dan 40W nirkabel melengkapi keunggulan ini, satu kombinasi yang cukup langka di kelas lipat.

Perangkat ini menjalankan OriginOS 6 Fold berbasis Android 16, dengan pilihan RAM LPDDR5X Ultra dan storage UFS 4.1. Konfigurasi tersedia mulai 12GB/256GB hingga 16GB/1TB, termasuk edisi terbatas Black Gold di konfigurasi tertinggi. Fitur pendukung mencakup sertifikasi IP58 dan IP59, WiFi 7, USB 3.2 Gen 1, NFC, motor linier sumbu X untuk pengalaman gaming, speaker stereo, serta pemindai sidik jari di sisi samping.

7.999 yuan. Itu harga pembuka di China untuk varian dasar, setara sekitar Rp21 jutaan. Dari sana harga naik bertahap hingga 11.299 yuan atau sekitar Rp29 jutaan untuk Black Gold 16GB/1TB. Tersedia tiga warna reguler: Blue Cave, Salt Lake, dan Extreme Night.

Satu pertanyaan yang belum terjawab: kapan masuk ke pasar global? Hingga kini vivo belum memberikan isyarat apa pun soal jadwal peluncuran di luar China. Bagi konsumen Indonesia yang tertarik, entah kebetulan atau tidak, ini bukan pertama kalinya vivo bikin pasar menunggu cukup lama.