JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Vivo S Series Gerak Dua Front: S2 Incar India, S60...

Tekno

Vivo S Series Gerak Dua Front: S2 Incar India, S60 Siap Unjuk Gigi di Mid-Range Premium

Vivo bergerak di dua lini sekaligus: seri S2 dirumorkan kembali hadir setelah vakum sejak 2020, sementara S60 bocoran spesifikasinya makin konkret dengan kamera 200MP dan baterai 7.000mAh.

Tujuh tahun absen. Tiba-tiba, Vivo S series muncul di radar dua kali sekaligus.

Dua bocoran beredar hampir bersamaan pekan ini. Pertama, tipster teknologi Abhishek Yadav (@yabhishekhd) mengklaim seri Vivo S2 akan segera diluncurkan di India, menandai kebangkitan lini yang terakhir hadir lewat S1 Prime pada Agustus 2020. Kedua, tipster Digital Chat Station (DCS) yang reputasinya cukup solid di komunitas bocoran smartphone Tiongkok membocorkan spesifikasi prototipe Vivo S60, dan angka-angkanya jauh lebih ambisius dari perkiraan.

Keduanya belum dikonfirmasi Vivo secara resmi. Tapi volume bocoran yang datang dari sumber berbeda dalam waktu berdekatan, agaknya bukan kebetulan semata.

Mulai dari S2. Bocoran yang beredar masih tipis, nyaris tidak ada detail spesifikasi yang terungkap. Yang jelas: perangkat ini menyasar segmen menengah dan kemungkinan debut di India sebelum ekspansi ke pasar lain. Jika benar meluncur tahun ini, harga Vivo S2 diprediksi berkisar Rp3,8 juta hingga Rp4,99 juta, mempertimbangkan posisi pendahulunya dan tren kenaikan harga komponen beberapa tahun terakhir.

Kilas balik: Vivo S1 debut di India dan Indonesia pada 2019. Di Indonesia, harganya Rp3,6 juta, dengan layar Super AMOLED 6,38 inci dan kamera selfie 32MP yang jadi senjata utama untuk pasar konten sosmed. S1 Pro menyusul dengan bodi kaca, frame aluminium, chipset Snapdragon 665, dan konfigurasi quad camera 48MP. Desain "kamera ketupat"-nya sempat ikonik di kelasnya.

Setelah S1 Prime pada 2020, seri ini lenyap. Pasar terus bergerak, kompetitor makin agresif. Vivo memilih fokus ke seri V dan X. Kini, bisa jadi mereka melihat celah untuk kembali.

Nah, yang lebih bikin penasaran justru bocoran Vivo S60.

Berdasarkan laporan DCS yang dikutip Gizmochina, S60 akan tampil dengan layar AMOLED 1,5K berukuran 6,59 inci, sudut melengkung, kamera depan posisi tengah. Refresh rate 120Hz ikut masuk paket. Dapur pacunya: Snapdragon 8s Gen 3, dipasangkan RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.1, konfigurasi yang lazim dipakai smartphone premium karena kecepatan baca-tulis yang tidak main-main.

Soal kamera, ini bagian paling menohok. Kamera utama disebut 200MP, dilengkapi telefoto 50MP dengan lensa periskop. Kalau angka itu akurat, ini konfigurasi kamera paling agresif yang pernah Vivo pasang di seri S. Catatan: sumber asli tidak menyebut nama sensor Sony IMX8 secara eksplisit untuk telefoto, jadi klaim itu tidak bisa dikonfirmasi dari bocoran yang beredar.

Masif. Kalau terbukti.

Baterai juga melompat. S60 dikabarkan membawa kapasitas 7.000mAh dengan pengisian cepat 90W, naik dari Vivo V60 yang membawa 6.500mAh. Teknologi silicon-carbon kemungkinan besar tetap dipertahankan, memungkinkan kapasitas sebesar itu tanpa membuat bodi jadi bongsor. Sertifikasi IP69 juga disebut masuk, artinya ketahanan terhadap debu dan semprotan air bertekanan tinggi.

Satu hal lagi patut dicermati: Vivo dikabarkan berencana memasarkan S60 ke pasar internasional tertentu, termasuk India, dengan nama Vivo V80. Strategi rebranding seri S menjadi V di pasar global bukan hal baru bagi Vivo. Tapi langkah ini memperjelas bahwa perusahaan memang sedang merapatkan barisan produk globalnya. Entah kebetulan atau tidak, momen ini berbarengan dengan Honor 600 dan Oppo Reno 16 yang juga disebut siap meluncur dalam waktu dekat.

Dua lini sekaligus. Dua proposisi berbeda: S2 untuk pasar menengah yang sensitif harga, S60 untuk mereka yang mau lebih tapi belum siap bayar harga flagship penuh.

Apakah strategi ini berhasil? Baru bisa dijawab setelah angka penjualan masuk.