SELASA, 29 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  TTArtisan Neo Series Masuk Indonesia: Lensa Full-F...

Tekno

TTArtisan Neo Series Masuk Indonesia: Lensa Full-Frame Tanpa Ring, Harga Rp2,5 Juta

TTArtisan resmi meluncurkan Neo Series di Indonesia lewat distributor PT Denka Pratama Indonesia, menghadirkan dua lensa prime autofocus full-frame dengan konsep plug-and-shoot yang memangkas ring fokus manual dan aperture fisik.

TTArtisan Rilis Lensa Neo Series: Unik Tanpa Ring Fokus

Kalau selama ini lensa mirrorless identik dengan deretan ring kontrol di bodinya, TTArtisan datang dengan kalkulasi berbeda: buang saja semuanya. Neo Series, lini autofocus terbaru mereka, resmi masuk pasar Indonesia pada 12 Agustus 2026 lewat distributor PT Denka Pratama Indonesia. Dua lensa prime perdana yang dibawa terasa asing sekaligus segar di tangan.

Neo AF 50mm f/1.8 dan Neo AF 85mm f/1.8 hadir tanpa ring fokus manual, tanpa ring aperture fisik. Seluruh kendali atas fokus dan bukaan diafragma dialihkan ke antarmuka bodi kamera. Konsepnya disebut plug-and-shoot. Pasang, arahkan, jepret.

"Melalui Neo Series, TTArtisan menghadirkan lensa autofocus dengan pendekatan yang lebih sederhana dan praktis, tanpa mengesampingkan kebutuhan pengguna akan kualitas dan fleksibilitas," ujar Bagus Widyanto, Chief Marketing Officer PT Denka Pratama Indonesia. Target pasarnya jelas: content creator dan fotografer mirrorless yang ingin perangkat ringan tanpa ribet.

Di balik tampilan minimalisnya, bukan berarti teknologinya ikut dipangkas. Keduanya mengandalkan stepping motor (STM) yang bekerja senyap dan responsif, terintegrasi penuh dengan fitur pelacakan cerdas kamera mirrorless modern: eye-AF, face detection, subject detection. Bagi pengguna Sony FE, Nikon Z, atau sistem L-mount dari Panasonic, Leica, dan Sigma, kompatibilitasnya sudah dijamin.

Satu fitur yang agaknya bakal jadi pembeda adalah cangkang luar yang bisa dilepas dan diganti. Pengguna bisa menyesuaikan tampilan lensa sesuai selera, semacam skin untuk perangkat yang biasanya tidak punya pilihan tampilan sama sekali. Kecil, tapi sentuhan ini terasa thoughtful untuk segmen yang peduli pada estetika setup kamera.

Spesifikasi optik varian 50mm solid untuk harganya: 12 elemen dalam 8 grup, dua elemen Extra-low Dispersion (ED), empat elemen high-index, diafragma 7 bilah untuk karakter bokeh yang diharapkan lembut. Bobot lensa hanya 156-167 gram, jarak fokus minimum 0,48 meter, diameter filter 52mm. Angka yang tidak bikin punggung tas berat.

Varian 85mm diposisikan ke segmen portrait dan telephoto, dengan rentang bukaan f/1.8 yang sama. Detail spesifikasi optiknya belum serinci sang adik 50mm, tapi jadwal masuk pasarnya sudah dikonfirmasi: September 2026.

Neo AF 50mm f/1.8 dibanderol Rp2.499.000 dengan garansi resmi satu tahun. Di kelas lensa full-frame autofocus berteknologi STM, angka ini cukup agresif. Pertanyaannya tinggal satu: apakah fotografer Indonesia yang terbiasa dengan ring kontrol fisik siap menyerahkan segalanya ke bodi kamera?