Bulan Juni ini, rekening jutaan pensiunan PNS bakal lebih tebal dari biasanya. Taspen dijadwalkan mencairkan dua komponen sekaligus: gaji pokok bulanan dan gaji ke-13, keduanya mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026.
Gaji ke-13 bukan angka tetap. Besarannya dihitung dari komponen penghasilan bulanan masing-masing penerima, artinya pensiunan golongan IV akan mengantongi nominal yang berbeda jauh dibanding golongan I. Sebagai patokan, gaji pokok bulanan pensiunan golongan Ia saat ini berada di kisaran Rp1.748.100 hingga Rp1.962.200. Golongan IIa? Antara Rp1.748.100 sampai Rp2.833.900. Angka-angka ini sekaligus menjadi basis perhitungan gaji ke-13 yang akan dicairkan.
PP Nomor 9 Tahun 2026 menetapkan penyaluran gaji ke-13 paling cepat pada Juni 2026. Bagi sebagian besar pensiunan yang mengandalkan dana ini untuk biaya pendidikan anak atau cucu, tagihan rumah tangga, hingga pengeluaran kesehatan, momen ini cukup berarti. Dua transfer sekaligus dalam satu bulan, kalau data ini bisa dipercaya, belum pernah terjadi dengan skala seperti ini.
Isu rapelan gaji pensiunan PNS juga sempat ramai beredar di media sosial beberapa pekan terakhir. Taspen sudah merespons. Tapi para penerima manfaat sebaiknya tidak terburu-buru soal ekspektasi nominal yang masuk ke rekening.
Gambaran dari sisi fiskal turut memperjelas konteks ini. Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner LPS, sebelumnya menyebut pencairan gaji PNS mencapai Rp126,9 triliun, naik 24,2% secara tahunan. Tidak main-main. Kenaikan ini mencerminkan beban anggaran yang besar, sekaligus menjadi cermin bahwa pemerintah tetap memprioritaskan kesejahteraan aparatur negara, termasuk yang sudah purnatugas.
Ada satu hal yang kerap luput dari perhatian pensiunan menjelang pencairan: kewajiban otentikasi. Taspen mensyaratkan verifikasi identitas yang harus dirampungkan tepat waktu, atau transfer bisa tertahan. Pensiunan yang belum menyelesaikan proses ini sebaiknya segera menghubungi kantor Taspen terdekat, atau memanfaatkan kanal digital yang tersedia.
Gaji pokok plus gaji ke-13 cair bersamaan, Juni 2026 agaknya jadi bulan paling ditunggu para pensiunan ASN tahun ini. Pertanyaannya tinggal satu: apakah proses birokrasi pencairannya akan semulus janjinya?