Tekanan Eropa terhadap Rusia meledak dalam satu hari: kapal tanker minyak disita di lepas pantai Sisilia, sanksi ekonomi dikunci setahun penuh, dan rudal balistik kembali dihajar ke Kyiv.
Angkatan Laut Prancis menaiki kapal tanker Deliver pada Selasa, 23 Juni, saat kapal berbendera Kamerun itu melintas di lepas pantai Sisilia, melanggar hukum maritim. Presiden Emmanuel Macron sendiri yang mengumumkannya lewat unggahan di X, lengkap dengan rekaman pasukan turun dari helikopter lalu boarding ke kapal. Deliver berangkat dari pelabuhan Primorsk di Rusia dan masuk daftar armada bayangan Moskow, jaringan kapal tua yang dipakai untuk mengangkut minyak sambil mengelak dari jerat sanksi Barat.
"Kami tidak akan membiarkan armada bayangan menghindari sanksi dan membiayai upaya perang Rusia," ucap Macron. "Eropa akan melakukan semua upaya yang diperlukan untuk meningkatkan biaya perang bagi Rusia dan memungkinkan terwujudnya perdamaian yang kuat dan abadi di Ukraina," imbuhnya.
Deliver bukan yang pertama. Sejak awal 2026, Prancis tercatat sudah mencegat sedikitnya lima kapal tanker dari jaringan serupa: kapal Deina di Mediterania pada Maret, Tagor di Atlantik sekitar 740 kilometer dari Inggris pada Mei, dan kini Deliver. Inggris pun bergerak ke arah yang sama. Entah kebetulan atau tidak, pola ini sudah membentuk strategi sistematis Eropa untuk menyumbat sumber pendanaan perang Rusia dari sektor energi. Otoritas Maritim Mediterania Prancis membawa Deliver ke area jangkar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Moskow belum bersuara.
Pada hari yang sama, 25 Juni, Dewan Eropa mengumumkan perpanjangan sanksi ekonomi terhadap Rusia selama satu tahun penuh, hingga 31 Juli 2027. Pertama kalinya. Sebelumnya, sanksi ini selalu diperpanjang dalam siklus enam bulan saja. Keputusan lahir dari pertemuan para pemimpin UE pada 18-19 Juni, dengan cakupan yang tidak main-main: perdagangan, keuangan, energi, teknologi dwiguna, larangan impor minyak mentah via jalur laut, pembekuan akses ke lembaga keuangan Rusia tertentu, hingga pencabutan lisensi siaran media yang dikontrol Kremlin.
Sanksi UE terhadap Rusia pertama kali diberlakukan pada 2014 pasca aneksasi Krimea, lalu diperluas besar-besaran sejak Februari 2022. Perpanjangan 12 bulan penuh ini, kalau data ini bisa dipercaya sebagai sinyal, artinya Brussels sudah berhenti berharap ada de-eskalasi dalam waktu dekat.
Di Kyiv, malam itu tidak tenang. Angkatan Udara Ukraina memperingatkan ancaman rudal balistik Rusia, dan tak lama kemudian satu rudal dilaporkan meluncur ke arah ibu kota. Wali Kota Vitali Klitschko mengonfirmasi sistem pertahanan udara diaktifkan. Puing-puing jatuh di kawasan terbuka distrik Darnytskyi, memicu kebakaran di sebuah gudang. Tim darurat segera dikerahkan ke lokasi. Belum ada laporan resmi soal korban.
Tiga peristiwa, satu hari. Konflik ini jelas belum ke mana-mana.