KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Sisa Umur Software HP Samsung Bisa Dicek Sendiri,...

Tekno

Sisa Umur Software HP Samsung Bisa Dicek Sendiri, Begini Caranya

Sebelum beli atau tetap pakai HP Samsung lama, ada baiknya cek dulu sampai kapan perangkat masih dapat update. Panduan praktisnya bisa dilakukan dalam beberapa langkah.

Cara Cek Sisa Umur HP Tecno, Sampai Kapan Dapat Update Software?

Banyak pengguna baru tersadar ponselnya sudah tidak bisa diperbarui setelah aplikasi favorit tiba-tiba meminta upgrade sistem operasi yang tidak tersedia. Padahal, mengecek sisa masa dukungan software HP Samsung bisa dilakukan sendiri, gratis, dan tidak butuh waktu lama.

Penting dipahami dulu: "umur" HP di sini bukan soal kondisi fisik, melainkan batas masa dukungan perangkat lunak dari pabrikan. Ponsel yang sudah melewati batas ini, atau yang disebut end-of-life (EOL), tidak akan langsung mati atau berhenti menyala. Telepon, WhatsApp, kamera, semua masih jalan, setidaknya untuk sementara. Tapi tanpa pembaruan keamanan rutin maupun upgrade sistem operasi, perangkat pelan-pelan kehilangan kompatibilitas dengan aplikasi terbaru dan makin rentan terhadap celah keamanan yang tidak ditambal.

Langkah pertama: ketahui model persis ponsel yang dipakai. Buka Settings, masuk ke About Phone, lalu cari Model Name atau Model Number. Angka seperti SM-S948B atau SM-G965F adalah identitas perangkat yang dibutuhkan untuk langkah berikutnya.

Setelah tahu modelnya, kunjungi situs endoflife.date. Ketik "Samsung" di kolom pencarian, lalu cari seri yang sesuai. Situs pihak ketiga ini menyimpan database siklus hidup ratusan perangkat dan software secara publik. Sebagai gambaran, Galaxy S26 Ultra tercatat mendapat dukungan hingga 6 Maret 2033, selaras dengan janji Samsung soal tujuh kali upgrade OS dan tujuh tahun security patch untuk seri flagship-nya. Galaxy S9+ rilisan 2018, sebaliknya, sudah ditandai merah di database itu karena patch keamanan terakhirnya tercatat pada 5 April 2022. Empat tahun tanpa update. Angka yang tidak main-main. Perlu dicatat, endoflife.date bukan situs resmi Samsung, jadi informasinya layak dijadikan referensi awal sebelum dikonfirmasi ke sumber lain.

Alternatif yang lebih manual: ketik nama model di Google dengan kata kunci seperti "Galaxy S9+ security updates until" atau "Galaxy A55 software support end date". Utamakan hasil dari situs resmi Samsung atau media teknologi yang kredibel.

Cara paling langsung, tanpa perlu membuka browser, yaitu mengecek tanggal Android security patch level langsung di ponsel. Masuk ke Settings, lalu About Phone, Software Information, kemudian lihat angka di baris Android Security Patch Level. Kalau tanggalnya sudah lebih dari enam bulan lampau dan di menu Software Update tidak ada paket baru yang tersedia, agaknya perangkat sudah masuk zona tanpa dukungan reguler. Pertanyaannya, berapa lama kondisi itu masih bisa ditoleransi?

Kalau umur software sudah habis, harus langsung beli baru? Belum tentu. Untuk pemakaian ringan seperti menelepon, memotret, atau menonton video, ponsel EOL masih bisa diandalkan selama hardware-nya sehat. Yang mulai jadi masalah adalah ketika aplikasi menaikkan versi minimum Android yang didukung. Rutin dilakukan, dan tidak pandang bulu. WhatsApp saat ini mensyaratkan minimal Android 6.0. Begitu versi Android di ponsel terlalu tua dan tidak bisa diperbarui, aplikasi seperti ini lambat laun akan berhenti menerima update atau bahkan tidak bisa dipakai sama sekali.

Pertimbangan ganti perangkat jadi jauh lebih mendesak apabila ponsel dipakai untuk mobile banking, menyimpan data kerja, atau mengelola akun-akun penting. Risiko keamanan dari perangkat yang tidak mendapat patch bukan sekadar teori, kalau data insiden siber global bisa dipercaya, dan itu sudah terbukti berulang kali.