Tujuh kali gagal. Di percobaan kedelapan, Senat AS akhirnya berhasil meloloskan resolusi pembatasan kekuasaan perang Presiden Donald Trump terhadap Iran, dengan voting 50-47 pada Rabu pagi waktu Asia. Sinyal politik terkuat dari Kongres sejak konflik AS-Iran mulai memanas akhir Februari lalu.
Pasar merespons cepat. Bitcoin, yang selama lima sesi terakhir amblas dari $82.000 ke nyaris $76.000, tiba-tiba punya alasan untuk balik arah. Harga kripto terbesar itu naik ke kisaran $77.200, menguat sekitar 0,5% dari tengah malam UTC. XRP, Ether, dan Solana ikut menghijau antara 0,4% sampai 0,8%. Bukan lonjakan spektakuler, tapi cukup untuk memutus rantai kerugian berhari-hari.
Kenapa suara Senat ini bikin pasar bergerak? Karena gangguan di Selat Hormuz yang dipicu ketegangan AS-Iran telah mendorong harga minyak melesat 66% sejak Februari. Minyak mahal berarti inflasi susah jinak, dan inflasi bandel memaksa Federal Reserve mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Skenario itulah yang sudah mendorong peluang rate hike Fed mendekati 50% dan memicu arus keluar dari ETF Bitcoin spot hingga $1,5 miliar sejak 7 Mei. Siklus negatif yang saling mengunci.
Resolusi Rabu ini tidak mengakhiri konflik, tapi menunjukkan dorongan keras dari Kongres untuk menghambat eskalasi militer lebih jauh. Cukup untuk menggerakkan minyak dan obligasi secara nyata. Kontrak berjangka WTI terkoreksi 0,75% ke $103,42, mundur dari level $108 awal pekan. Yield obligasi Treasury tenor 10 tahun dan 2 tahun masing-masing turun lebih dari dua basis poin. Nasdaq futures naik 0,33%. Kombinasi minyak lebih murah, yield lebih rendah, dan ekuitas lebih hijau adalah resep klasik untuk selera risiko yang membaik, termasuk di pasar kripto.
Ada satu katalis tambahan yang agaknya luput dari banyak investor ritel. Sehari sebelumnya, Trump mengarahkan Federal Reserve untuk mengkaji akses institusi penyimpanan terhadap layanan pembayaran. Bagi industri kripto yang selama bertahun-tahun berjuang mendapatkan hubungan perbankan stabil, ini bukan kabar kecil. "Akses yang lebih luas ke jalur pembayaran dan layanan penyimpanan dapat meningkatkan kepercayaan institusi, likuiditas, efisiensi penyelesaian, dan adopsi jangka panjang," kata Naeem Aslam, Chief Investment Officer di Zaye Capital Markets. Arahan ini tidak memaksa hasil konkret, tapi sinyal dari Gedung Putih sudah cukup dibaca positif oleh pasar.
Apakah rebound ini punya kaki yang kuat? Jujur saja, masih terlalu dini. Indeks Fear and Greed Binance masih bertengger di angka 40, jelas di zona ketakutan. Polymarket masih memberi probabilitas 65% bahwa Bitcoin akan menyentuh $75.000 bulan ini. Data aliran ETF, CVD, dan pasar opsi yang sejak awal pekan menunjukkan tekanan jual belum berubah secara struktural. Belum ada yang berubah di bawah permukaan.
Semua mata kini tertuju ke notulensi FOMC April, dijadwalkan rilis pukul 18:00 UTC Rabu ini. Dessislava Ianeva, analis dari Nexo, menyebut pasar akan mencermati setiap kata yang mengisyaratkan apakah anggota komite benar-benar membahas opsi kenaikan suku bunga atau sekadar mempertahankan posisi. Nada hawkish sekecil apapun bisa membalikkan rebound pagi ini dalam hitungan jam. Sebaliknya, sinyal dovish bisa jadi bahan bakar pemulihan yang berlanjut ke sesi AS.
Rebound hari ini adalah jeda yang disambut. Bukan konfirmasi tren baru.