MINGGU, 4 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Samsung Siapkan Kamera Selfie 16MP untuk Galaxy S2...

Tekno

Samsung Siapkan Kamera Selfie 16MP untuk Galaxy S27 Pro dan Ultra

Sensor persegi 16MP akan menggantikan kamera depan 12MP yang sudah bertahan sejak Galaxy S23, lengkap dengan fitur framing otomatis mirip Center Stage milik Apple.

iPhone 18 Pro Max dengan daya tahan baterai setara 7.000 mAh

Sensor kamera depan 12MP di lini Galaxy S Samsung sudah bertahan nyaris empat generasi. Untuk Galaxy S27 Pro dan Galaxy S27 Ultra, era itu agaknya akan berakhir.

Bocoran dari Galaxy Club, situs teknologi asal Belanda yang selama ini terbukti cukup akurat soal produk Samsung, menyebut kedua model flagship itu akan hadir dengan kamera selfie beresolusi 16MP. Angkanya memang naik dari 12MP, tapi yang lebih menarik justru bukan soal megapiksel, melainkan bentuk sensor yang akan digunakan.

Samsung disebut tengah mengembangkan sensor berbentuk persegi, atau square sensor, untuk kamera depan Galaxy S27 Pro dan Ultra. Sensor persegi memberikan ruang tangkap yang jauh lebih luas dibanding sensor konvensional, sehingga sistem bisa melakukan crop dinamis tanpa membuang terlalu banyak detail gambar. Dengan kata lain, kamera bisa "bergerak" secara virtual mengikuti subjek tanpa harus menggerakkan lensa secara fisik.

Pendekatan ini persis seperti yang sudah lebih dulu dipopulerkan Apple lewat Center Stage. Teknologi itu pertama muncul di iPad Pro 2021, lalu merambah ke lini iPhone mulai seri iPhone 17 tahun lalu. Cara kerjanya sederhana tapi efektif: pengguna melakukan video call atau merekam selfie, kamera secara otomatis melacak posisi wajah dan menyesuaikan framing agar subjek selalu berada di tengah bingkai. Teman bergabung di samping? Kamera melebar otomatis. Pengguna berdiri lebih jauh? Kamera menyesuaikan. Bukan main kenyamanannya buat pengguna yang malas mengatur ulang posisi ponsel setiap saat.

Samsung, jika rumor ini benar, sedang menyiapkan pengalaman serupa di ekosistem Android-nya sendiri. Sensor 16MP berbentuk persegi itu memungkinkan sistem memotong dan memperluas area gambar secara otomatis, baik saat selfie sendirian, bersama beberapa orang, maupun ketika berpindah orientasi dari portrait ke landscape saat video call.

Satu perbandingan yang tidak bisa diabaikan: sensor kamera depan iPhone 17 beresolusi 18MP, dua megapiksel lebih tinggi dari bocoran Samsung. Tapi perbedaan dua megapiksel di angka setinggi itu, kalau data ini bisa dipercaya, kemungkinan besar tidak akan kentara di output akhir. Terutama kalau pemrosesan gambar Samsung cukup solid.

Galaxy S27 reguler dan S27 Plus? Kabar kurang menyenangkan. Keduanya kemungkinan masih mempertahankan sensor 12MP lama. Strategi diferensiasi semacam ini bukan barang baru buat Samsung, yang memang terbiasa menyimpan fitur kamera paling canggih sebagai hak eksklusif model Pro dan Ultra.

Selain upgrade kamera depan, rumor sebelumnya juga menyinggung Galaxy S27 Ultra akan hadir dengan baterai lebih besar dan dukungan pengisian nirkabel magnetis Qi2, fitur yang selama ini lebih identik dengan ekosistem iPhone.

Satu hal yang perlu diingat: Galaxy S27 series baru diperkirakan meluncur awal 2027, mengikuti pola konsisten Samsung yang selalu merilis lini Galaxy S di kuartal pertama tiap tahun. Masih ada sekitar tujuh hingga sembilan bulan. Bocoran yang beredar sekarang masih sangat mungkin berubah. Sementara menunggu, Samsung diprediksi lebih dulu sibuk dengan Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 yang disebut-sebut akan diperkenalkan dalam acara Unpacked akhir bulan ini.

Yang menarik dari tren ini, inovasi kamera smartphone kini semakin bergeser dari sekadar adu angka resolusi ke arah pengalaman penggunaan yang lebih intuitif. Pertanyaannya, berapa lama tren ini bertahan sebelum megapiksel kembali jadi senjata utama pemasaran? Kamera selfie yang bisa "berpikir" sendiri soal komposisi, entah kebetulan atau tidak, adalah persis jawaban atas keluhan pengguna yang sudah bertahun-tahun.