JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Samsung Galaxy S26 FE vs S26: Kamera Serupa, Kanto...

Tekno

Samsung Galaxy S26 FE vs S26: Kamera Serupa, Kantong Berbeda

Kamera jadi pembeda utama antara Galaxy S26 FE dan Galaxy S26, sementara seluruh lini S26 Series kini menghadapi kenaikan harga hingga Rp3,8 juta di tengah tekanan kelangkaan memori global.

Samsung Galaxy S26 dan S26 FE Tawarkan Kamera Berbeda

Tujuh puluh persen. Angka itu bukan sembarangan, dan Samsung tahu persis apa yang sedang ia mainkan ketika merilis Galaxy S26 FE.

Data internal Samsung menunjukkan kamera berkontribusi sekitar 70% dalam pertimbangan konsumen Indonesia saat memilih lini Galaxy S FE. Bukan sekadar soal resolusi atau jumlah lensa, melainkan bagaimana kamera dan AI bekerja satu paket. "Kamera memberikan kemampuan untuk menangkap momen, sementara AI membantu pengguna mendapatkan hasil yang sebelumnya membutuhkan lebih banyak langkah dan proses," kata Harry Lee, President of Samsung Electronics Indonesia, kepada detikINET.

Secara hardware, S26 FE membawa kamera utama 50MP dengan OIS, ultrawide 12MP, dan telefoto 8MP dengan 3x optical zoom plus OIS. Digital zoom-nya bisa ditarik hingga 30x. Kamera depan 12MP dengan sudut pandang 85 derajat diklaim lebih lebar ketimbang Galaxy S25 FE. Di atas kertas, konfigurasi ini kompetitif. Catatan kecil: resolusi telefontonya lebih rendah dari Galaxy S26 standar yang memakai lensa 10MP untuk zoom.

Perbedaan antara keduanya tidak berhenti di megapiksel. S26 FE menonjolkan My FanCam, fitur yang memungkinkan pengguna menentukan subjek utama setelah video selesai direkam, dengan Galaxy AI menjaga subjek tetap dalam frame. Ada juga Horizontal Lock di mode Super Steady, yang mempertahankan orientasi video tetap datar meski perangkat diputar saat merekam. Galaxy S26, di sisinya, mengandalkan ProVisual Engine untuk pemrosesan gambar, teknologi yang diklaim mengoptimalkan hasil jepretan di berbagai kondisi cahaya.

Soal harga, selisihnya cukup terasa. S26 FE dijual mulai Rp11.999.000 untuk varian 8GB/128GB dan Rp13.999.000 untuk 8GB/256GB. Galaxy S26 dibanderol Rp16.499.000 untuk 12GB/256GB dan Rp19.499.000 untuk 12GB/512GB. Pada varian penyimpanan 256GB, jarak harganya Rp2,5 juta. Tidak kecil, untuk segmen yang perhitungan.

Ada konteks yang perlu dicermati. Harga-harga di atas berlaku untuk pasar Indonesia. Di India, Samsung baru saja mengerek seluruh lini S26 Series sebesar Rs20.000, setara sekitar Rp3,8 juta, efektif 18 September 2026. Kenaikan itu menyapu semua varian, dari S26 standar hingga S26 Ultra 1TB. Pemicunya bukan sekadar keputusan bisnis biasa, melainkan tekanan dari kelangkaan memori global yang dipicu lonjakan kebutuhan infrastruktur AI di seluruh industri. Apple pun kena getahnya, dengan iPhone generasi terbaru yang dilaporkan naik sekitar Rp5,7 juta.

Apakah tren ini merembet ke Indonesia? Belum ada sinyal resmi dari Samsung Indonesia. Tapi buat konsumen yang sedang menimbang antara S26 FE dan S26, agaknya tidak bijak untuk terlalu berlama-lama menunda keputusan.

Harry Lee sendiri menegaskan bahwa diferensiasi Samsung bukan lagi soal siapa yang punya fitur AI paling banyak. "Di tengah AI yang semakin mudah diakses, diferensiasi bukan lagi tentang siapa yang memiliki AI paling banyak, tetapi siapa yang mampu membuat AI paling relevan bagi kehidupan pengguna," tegasnya. Filosofi yang masuk akal. Di ujungnya, konsumen tetap akan membandingkan angka di struk pembelian.