Rubel Rusia tidak butuh banyak alasan untuk reli. Cukup satu berita: Putin terbang ke Beijing.
Data Moscow Exchange pada Selasa (19/5) menunjukkan rubel menguat ke 10,45 per yuan, level terkuat sejak Februari 2023. Terhadap dolar AS, rubel juga jebol level psikologis 72 per dolar untuk pertama kalinya sejak Maret 2023. Sepanjang sesi itu, mata uang Rusia ini menguat 1,4% terhadap dolar dan 1,6% terhadap yuan. Sejak awal April 2026, rubel sudah melesat sekitar 12% terhadap dolar dan 11% terhadap yuan. Bukan reli kecil-kecilan.
Katalisnya berlapis. Harga minyak global terkerek konflik Timur Tengah, AS memperpanjang waiver sanksi minyak Rusia selama 30 hari, dan yang paling segar: optimisme pasar menjelang pertemuan puncak Putin-Xi Jinping di Beijing pada Rabu (20/5). Analis Bank Saint Petersburg secara eksplisit menyebut sentimen menjelang pertemuan dua pemimpin itu turut menopang rubel, di luar faktor penjualan valas oleh eksportir.
Ekspor minyak Rusia ke China tercatat tumbuh 35% pada kuartal pertama 2026, melonjak seiring penutupan Selat Hormuz akibat perang AS-Israel di Iran. China kini menjadi pembeli minyak terbesar Rusia. Volume itu agaknya tidak akan menyusut dalam waktu dekat.
Yuri Ushakov, Penasihat Kebijakan Luar Negeri Rusia, menyebut hampir seluruh transaksi perdagangan bilateral senilai 240 miliar dolar AS kini dilakukan dalam yuan dan rubel, bukan dolar. Bukan sekadar klaim diplomatik. Ini arsitektur keuangan yang sedang dibangun diam-diam, dan pasar sudah merespons. Ketergantungan pada dolar terus dipangkas, efeknya langsung terasa di nilai tukar rubel.
Nilai perdagangan Rusia-China memang amblas 6,5% pada 2025 dibanding tahun sebelumnya, tapi trennya sudah berbalik. Periode Januari-April 2026 mencatat perbaikan 16,1% secara tahunan. Kremlin menyebut sekitar 40 dokumen akan ditandatangani dalam kunjungan ini, ditambah pernyataan bersama setebal 47 halaman soal penguatan kemitraan strategis. Salah satu agenda besar yang kemungkinan dibahas adalah proyek pipa gas Power of Siberia 2, yang akan mengalirkan gas dari Semenanjung Yamal ke China.
Analis PSB Bank Bogdan Zvarich bilang peluang penguatan rubel masih terbuka karena pasokan valas dari eksportir Rusia diprediksi terus meningkat. Tapi eksportir-eksportir itu sendiri mulai gerah. Rubel yang terlalu kuat menggerus margin mereka dan menekan daya saing ekspor. Pemerintah Rusia sebenarnya sudah kembali membeli yuan untuk cadangan fiskal sejak Mei 2026 guna meredam apresiasi, hanya saja volumenya baru setara sekitar 1% dari total transaksi pasar. Belum cukup untuk membalik arah.
Kunjungan Putin ke Beijing kali ini punya latar belakang yang menarik. Hanya empat hari sebelumnya, Trump meninggalkan Beijing usai pertemuan dengan Xi yang menghasilkan kesepakatan dagang. Beijing menyambut keduanya dengan karpet merah dan band militer, tapi dinamikanya jauh berbeda. Trump datang untuk menstabilkan hubungan dagang terpenting di dunia. Putin datang untuk merawat kemitraan strategis jangka panjang.
"Kunjungan Trump adalah tentang menstabilkan hubungan bilateral terpenting di dunia, sedangkan kunjungan Putin adalah tentang meyakinkan mitra strategis yang telah lama ada. Bagi China, kedua jalur ini tidak saling eksklusif," ujar Wang Zichen, Wakil Sekretaris Jenderal di Pusat Studi China dan Globalisasi.
Pertanyaannya, siapa yang paling diuntungkan dari situasi ini? Beijing, hampir pasti. China tampil sebagai kekuatan besar yang bisa bicara dengan semua pihak, kalau data geopolitik ini bisa dipercaya sebagai tren jangka panjang. Xi memanggil Putin "teman tersayang". Putin menyebut hubungan kedua negara sudah mencapai "level yang belum pernah terjadi sebelumnya". Catatan kecil: kepada Trump pekan lalu, Xi tidak menggunakan istilah "teman lama", sebutan diplomatik yang di China nyaris sakral.
Bagi investor yang memegang aset berekspesur rubel atau komoditas energi Rusia, rally ini ibarat pedang bermata dua. Rubel yang kuat berarti daya beli membaik, tapi margin eksportir tergerus. Dan selama Kremlin belum menemukan cara efektif meredam apresiasi ini, tekanan dari kalangan eksportir akan terus mengeras.