Redmi K90 Ultra resmi meluncur di China pada 30 Juni 2026. Dan Xiaomi, kali ini, tidak sedang bercanda.
Yang paling mencuri perhatian bukan chipsetnya, bukan pula baterainya yang jumbo. Melainkan sesuatu yang nyaris tidak pernah ada di kelas flagship: kipas pendingin aktif tertanam di dalam bodi. Komponen berdiameter 18,1 mm itu beroperasi dengan kebisingan sekitar 32 dB, diklaim sanggup menekan suhu perangkat hingga 10 derajat Celsius. Dikombinasikan dengan vapor chamber seluas 6.000 mm persegi, sistem termal ini jelas bukan pajangan.
Dapur pacunya Qualcomm Snapdragon 8 Elite fabrikasi 3nm, dipadukan RAM LPDDR5X hingga 16 GB dan storage UFS 4.1 sampai 512 GB. Xiaomi juga menyematkan chip grafis proprietary bernama D2, yang menangani AI frame interpolation dan AI upscaling khusus game. Hasilnya, agaknya lebih menarik dari yang dibayangkan.
Tipster ternama di Weibo, Digital Chat Station, memublikasikan hasil uji gaming sebelum peluncuran resmi. Angkanya menggelitik. Genshin Impact selama 60 menit rata-rata 165 fps, konsumsi daya 5,8 watt berkat frame interpolation 3x. Honkai: Star Rail stabil di 59,7 fps dengan daya 7,5 watt. PUBG Mobile menembus 164,8 fps nyaris tanpa frame drop. Honor of Kings di setelan grafis tertinggi bertahan di 144 fps, konsumsi daya 3,4 watt saja. Kecil, tapi dampaknya besar untuk sesi gaming yang panjang.
DCS juga mengklaim performa Redmi K90 Ultra secara konsisten melampaui ponsel lain bertenaga Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset yang secara teori lebih baru dan lebih kuat. Rahasianya satu: kipas aktif mencegah thermal throttling yang kerap menggerus performa flagship saat dipacu lama.
Layar 6,83 inci AMOLED datar, resolusi 1.280 x 2.772 piksel, refresh rate 165 Hz. Instant touch sampling rate 3.500 Hz, multi-finger touch sampling 480 Hz. Kecerahan puncak 3.500 nit, dilengkapi Full Array DC Dimming untuk meredam flicker. Serius untuk gaming, dan angkanya membuktikannya.
Baterai 8.550 mAh. Angka yang tidak lazim untuk kelas flagship. Fast charging 100 watt disertai charger GaN langsung di dalam kotak, plus bypass charging yang menyalurkan daya langsung ke sistem saat gaming agar baterai tidak ikut menanggung beban. Ada pula reverse wired charging 22,5 watt untuk kedaruratan.
Kamera bukan senjata utama di sini, tapi spesifikasinya solid. Kamera utama 50 MP dengan OIS, ditemani ultrawide 8 MP. Kamera depan 20 MP mendukung perekaman 1080p, sementara kamera utama sanggup merekam video 8K di 30fps.
Fitur pendukung: speaker stereo simetris hasil tuning bersama Bose, sidik jari ultrasonik in-display, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan trifecta sertifikasi IP66, IP68, sekaligus IP69. Sistem operasinya Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3.
Tiga pilihan warna tersedia: Space Silver, Shadow Black, dan Sky Blue. Soal harga, sumber-sumber yang ada tidak menyebut angka spesifik, meski Xiaomi dikenal agresif di segmen ini. Bisa jadi penetapan harga jadi kartu terakhir yang dimainkan setelah pasar panas.
Untuk saat ini Redmi K90 Ultra hanya dipasarkan di China. Belum ada konfirmasi peluncuran global. Rumor mengarah pada kemungkinan varian serupa hadir lewat lini Poco untuk pasar internasional, termasuk Indonesia. Bagi gamer lokal yang sudah ngiler, kesabaran mungkin masih dibutuhkan.