KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Redmi K100 Pro Max Agaknya Gugur Sebelum Lahir, Mu...

Tekno

Redmi K100 Pro Max Agaknya Gugur Sebelum Lahir, Muncul Kode Baru Q11X

Bocoran terbaru dari leaker Experience More mengindikasikan Redmi diam-diam mengubur proyek K100 Pro Max dan menggantinya dengan perangkat berkode Q11X, kemungkinan hadir dengan nama berbeda.

Xiaomi HyperOS 3.1 To Debut an Interesting iOS Bridge at MWC 2026

Nama "Pro Max" rupanya tidak selalu selamat sampai hari peluncuran.

Redmi dikabarkan membatalkan rencana peluncuran Redmi K100 Pro Max tahun ini. Bukan sekadar ditunda. Perangkat itu kemungkinan sudah digantikan sepenuhnya oleh model dengan kode internal berbeda, sebelum sempat diumumkan ke publik.

Bocoran datang dari leaker teknologi Experience More, yang mengungkap bahwa perangkat berkode Q11U, yang selama ini diasosiasikan dengan K100 Pro Max, tampaknya sudah digeser oleh model baru berkode Q11X. Redmi belum buka suara soal pergantian ini.

Logika di balik ekspektasi publik sebenarnya masuk akal. Redmi K90 Pro Max memakai kode internal P11U, jadi wajar kalau banyak pihak berasumsi penerusnya bakal tetap mengusung label "Pro Max" dengan kode Q11U. Polanya konsisten, sampai tiba-tiba tidak.

Perubahan kode internal sebelum peluncuran bukan hal baru di industri smartphone. Tapi pergantian dari Q11U ke Q11X mengisyaratkan ada perombakan yang lebih dari sekadar kosmetik. Entah kebetulan atau tidak, perubahan ini terjadi tepat ketika ekspektasi pasar sudah mulai terbentuk.

Lantas, Q11X akan hadir dengan nama apa? Belum ada yang tahu. "Redmi K100 Ultra" jadi spekulasi yang paling sering disebut, tapi belum ada konfirmasi. Industri smartphone memang tidak pernah kehabisan variasi kata sifat untuk dijejalkan ke nama produk, makin panjang, makin sulit dibedakan.

Satu detail teknis yang patut dicermati: Q11X disebut sudah menjalankan versi awal HyperOS 3 yang dioptimalkan untuk arsitektur 2 nanometer. Kalau data ini bisa dipercaya, perangkat ini bisa jadi salah satu dari sedikit smartphone pertama yang memanfaatkan proses fabrikasi generasi terbaru itu. Bukan main, kalau benar.

Bagi konsumen yang sudah menanti K100 Pro Max, jawabannya sederhana: perangkat itu mungkin tidak akan pernah ada. Yang datang bisa jadi sesuatu yang berbeda nama, beda kode. Apakah juga berbeda substansi? Itu pertanyaan lain.