SABTU, 26 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Pesawat Latih Hantam China Zun, Gedung Tertinggi B...

Internasional

Pesawat Latih Hantam China Zun, Gedung Tertinggi Beijing Berlubang di Jam Sibuk

Sebuah pesawat olahraga ringan milik maskapai pelatihan penerbangan Shuangyue General Aviation menghantam Menara Citic atau China Zun pada Jumat sore, menghantam salah satu simbol finansial Beijing di tengah jam sibuk kawasan pusat bisnis.

Pesawat Kecil Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Puing-puing Berjatuhan

Sekitar pukul 6 sore waktu Beijing, sebuah pesawat ringan dengan hanya beberapa tempat duduk menghantam sisi Menara Citic, pencakar langit setinggi 528 meter yang berdiri di jantung kawasan pusat bisnis ibu kota Tiongkok. Gedung yang juga dikenal sebagai China Zun ini adalah kantor pusat Citic Group, salah satu konglomerat keuangan milik negara terbesar di negeri itu.

Rekaman yang sempat viral di media sosial sebelum disapu bersih sensor otoritas Tiongkok memperlihatkan pemandangan yang cukup dramatis: puing-puing berjatuhan dari lantai atas, jendela pecah berserakan, dan yang tampak seperti ekor pesawat kecil meluncur puluhan lantai ke jalan di bawahnya. Orang-orang berlarian. Kawasan CBD Beijing yang biasanya padat kendaraan pada jam pulang kantor sontak berubah kacau.

Data FlightRadar menunjukkan pesawat itu lepas landas dari lapangan terbang di distrik Pinggu, wilayah timur Beijing, lalu berputar-putar di area itu sebelum terbang ke arah barat menuju pusat kota. Bagian-bagian badan pesawat yang ditemukan di lokasi terdaftar atas nama Shuangyue General Aviation, penyedia pelatihan penerbangan regional. Rute ini, kata Ian Petchenik selaku juru bicara FlightRadar, sama sekali tidak lazim. "Pesawat ini biasanya digunakan untuk pelatihan pilot di sebelah timur Beijing," ungkapnya. Ia menambahkan: "Saya rasa kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan apa pun saat ini", kalimat yang, kalau data ini bisa dipercaya, agaknya merujuk pada kemungkinan tindakan disengaja.

Bagaimana pilot bisa menembus ruang udara jantung kota tanpa hambatan? Itu yang belum terjawab. Identitas dan nasib sang pilot pun hingga malam hari masih gelap.

Seorang karyawan pusat kebugaran di dekat lokasi mengaku menyaksikan langsung pesawat menghantam menara dari jalan. Ia melihat seorang perempuan dengan luka di kepala dibawa ambulans. Seorang warga bernama Wang menuturkan, sesaat sebelum pukul 6 sore ia mendengar suara keras, berjalan mendekati gedung, dan melihat lubang menganga di sisi bangunan yang sempat terbakar beserta puing pesawat berkobar di dasarnya. Sebelum sempat melihat lebih jauh, polisi mengusir warga yang menonton. Laporan korban luka lainnya belum bisa diverifikasi.

Masif. Begitu satu kata untuk menggambarkan respons aparat. Puluhan mobil polisi berjaga di sekitar gedung dan di depan markas China Central Television, yang berdiri tepat di seberang jalan. Setidaknya satu jalan utama ditutup, gerbang besi lipat dipasang, dan pekerjaan perbaikan sudah dimulai malam itu juga, ditandai cahaya terang yang berkedip di sekitar lubang di sisi gedung.

Menara Citic rampung dibangun pada 2018 dan sejak itu menjadi salah satu penanda cakrawala Beijing yang paling mudah dikenali, terlihat dari hampir seluruh penjuru kota. Insiden ini, entah kecelakaan atau bukan, jelas menampar simbol kapital finansial Tiongkok di waktu yang paling tidak tepat.