SENIN, 28 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Ekonomi  ›  Peringkat Daya Saing Indonesia Ambles 8 Tangga di...

Ekonomi

Peringkat Daya Saing Indonesia Ambles 8 Tangga di IMD 2026

Indonesia turun ke posisi 48 dari 70 negara dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026, mundur delapan peringkat dari tahun sebelumnya. IMD mencatat enam tantangan serius yang menekan skor daya saing nasional.

Peringkat Daya Saing Indonesia Turun | tempo.co

Delapan peringkat. Segitu jarak yang harus ditempuh Indonesia untuk kembali ke posisi tahun lalu.

International Institute for Management Development (IMD), lembaga riset manajemen berbasis di Swiss, merilis IMD World Competitiveness Ranking 2026 pekan ini. Hasilnya tidak menyenangkan. Indonesia tergelincir dari posisi 40 ke peringkat 48 dari total 70 negara yang disurvei. Koreksi delapan tangga dalam satu tahun bukan angka yang bisa ditelan begitu saja.

Dalam laporan yang dikutip dari situs IMD pada Selasa, 23 Juni 2026, lembaga itu menyebut enam tantangan yang membebani daya saing Indonesia. Tiga yang paling mencolok: ketahanan energi yang belum kokoh, stagnasi pertumbuhan ekonomi, dan pengurangan alokasi anggaran pemerintah. Kombinasi ketiganya, agaknya, cukup untuk mendorong Indonesia keluar dari jajaran 40 besar.

Konteks fiskal perlu dibaca pelan-pelan di sini. Pemangkasan anggaran sepanjang 2025 hingga awal 2026 bisa jadi bumerang terhadap daya saing jangka menengah, terutama kalau yang dipotong justru belanja infrastruktur dan pendidikan. IMD mengukur daya saing dari empat pilar: kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, dan kualitas infrastruktur. Keempatnya saling kait, dan luka di satu titik menjalar ke yang lain.

Soal pertumbuhan yang stagnan, ini bukan kejutan. Beberapa kuartal terakhir, target di atas 5% konsisten meleset tipis. Bukan krisis. Tapi juga bukan sinyal yang bikin investor asing terburu-buru antre masuk.

Di antara negara-negara ASEAN, posisi Indonesia kian terasa janggal. Beberapa tetangga sudah nyaman di 30 besar, bahkan 20 besar. Kesenjangan itu bukan sekadar angka di laporan tahunan, melainkan cermin seberapa kompetitif ekosistem bisnis dan regulasi suatu negara di mata dunia. Dan Indonesia, setidaknya menurut IMD tahun ini, sedang tidak memperlihatkan wajah terbaiknya.

Apakah ini anomali satu tahun atau awal dari tren yang lebih panjang? Jawaban itu baru kelihatan di ranking berikutnya.