JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Ekonomi  ›  PCE AS Memanas, Bitcoin Sempat Terkapar di US$58.1...

Ekonomi

PCE AS Memanas, Bitcoin Sempat Terkapar di US$58.115 Sebelum Pulih

Inflasi PCE Amerika Serikat melonjak ke 4,1% pada Mei 2026, melampaui bulan sebelumnya dan mempertegas skenario suku bunga tinggi lebih lama. Pasar aset berisiko langsung merasakan dampaknya.

Why U.S. Macroeconomic Data Drives Bitcoin Price in 2026: Inflation, Interest Rates, and Liquidity Impact Explained - Bitcoin Foundation

Angka yang sudah ditunggu pelaku pasar global akhirnya keluar, dan hasilnya tidak bersahabat buat aset berisiko. Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat untuk Mei 2026 mencatat kenaikan 4,1% secara tahunan, naik dari 3,8% pada April. Core PCE, yang lebih diperhatikan The Fed karena mengecualikan komponen pangan dan energi yang volatil, ikut merangkak ke 3,4%.

Angka ini masuk dalam rentang ekspektasi pasar. Tapi "sesuai ekspektasi" dalam konteks inflasi yang masih jauh di atas target 2% The Fed bukan kabar baik. Artinya, skenario pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat semakin tipis, eh, bukan em dash: semakin kecil peluangnya, dan pasar sudah merespons sesuai.

Dolar AS menguat, emas tertekan, Bitcoin dihajar. BTC sempat terjun ke US$58.115, level yang cukup menyakitkan bagi holder yang masuk di kisaran US$60.000-an. Pada pukul 08.00 WIB, koin ini sudah sedikit pulih ke area US$59.800 atau sekitar Rp1,09 miliar, tapi masih membukukan koreksi 1,55% dalam 24 jam.

Yang memperparah tekanan di pasar kripto adalah gelombang likuidasi. Masif. Lebih dari US$898 juta posisi futures terlikuidasi dalam sehari, dengan posisi long menyumbang lebih dari 70% dari total. Dalam bahasa pasar: banyak yang nyangkut dan dipaksa cut loss oleh sistem secara paksa.

Sentimen institusional, agaknya, belum beranjak membaik. Spot Bitcoin ETF mencatat net outflow harian US$469 juta, dipimpin IBIT milik BlackRock. Secara kumulatif sepanjang 22-24 Juni, arus keluar sudah menembus US$651 juta, membuka potensi rekor outflow selama tujuh pekan berturut-turut. Kalau rekor itu benar terjadi, itu sinyal yang tidak bisa diabaikan begitu saja, setidaknya itu yang bisa dibaca dari data saat ini.

Di pasar forex, penguatan dolar pasca-rilis PCE menghajar pasangan EUR/USD dan mendorong USD/JPY bergerak lebih tinggi. Yen yang sudah lama jadi korban divergensi kebijakan antara The Fed dan Bank of Japan kembali melemah. Emas pun tergerus; logam kuning pada dasarnya tidak menawarkan yield, sehingga lingkungan suku bunga tinggi selalu jadi angin kepala buat harganya.

Kapitalisasi pasar kripto amblas 1,60% menjadi US$2,04 triliun. Dominasi Bitcoin bertahan di 59,75%, artinya altcoin rata-rata terpukul lebih dalam. Memang ada segelintir yang masih perkasa, seperti Baby Shark Meme yang melonjak hampir 100% dalam sehari. Tapi pergerakan meme coin seperti itu lebih banyak soal narasi komunitas ketimbang fundamental, bukan angka yang relevan buat portofolio serius.

Untuk hari ini, Bitcoin diperkirakan bergerak di rentang US$58.000 hingga US$61.000. Level US$60.000 menjadi area psikologis yang kritis. Gagal dipertahankan, gelombang tekanan jual berikutnya tinggal menunggu katalis.