Empat hari setelah dioperasi di Rumah Sakit Gemelli Roma, Paus Leo XIV sudah berdiri di jendela yang menghadap Lapangan Santo Petrus, memimpin doa Angelus di hadapan ribuan peziarah yang menyambutnya dengan sorak-sorai.
Ini penampilan publik pertama sang paus setelah operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan pada 13 Oktober. Prosedur 90 menit itu dilakukan dengan teknik bedah berbantuan video dan, menurut laporan Vatikan, berjalan tanpa komplikasi. Pemeriksaan histologis pascaoperasi kemudian mengonfirmasi diagnosisnya: adenokarsinoma paru, salah satu jenis kanker paru yang paling umum.
Paus kembali ke Vatikan pada Sabtu (18/10) sore setelah diperbolehkan pulang. Sehari berselang, ia sudah tampil di hadapan publik. Agenda Vatikan sebelumnya memang sudah dibatalkan hingga 20 Oktober untuk memberi ruang pemulihan.
Dalam sambutannya, Paus menyampaikan terima kasih kepada tim bedah dan semua pihak yang memberi dukungan. Ia mengaku pengalaman sakit ini justru membuatnya semakin dekat dengan orang-orang yang sedang berjuang melawan penyakit. Soal rencana pemulihan, ia menyampaikan akan kembali menjalankan aktivitas secara bertahap dengan pertolongan Tuhan dan doa umat beriman, sebagaimana dilaporkan Vatican News.
Dr. Stefano Margaritora, ahli bedah yang menangani operasi tersebut, menyebut pemulihan pascaoperasi berlangsung baik. Ia juga merespons pertanyaan soal rencana kunjungan pastoral ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6-17 November: tidak ada alasan klinis yang menghalangi perjalanan itu. Klaim yang masih perlu dibuktikan oleh perkembangan kondisi beberapa pekan mendatang.
Sepanjang renungan sebelum doa Angelus, Paus membawakan pesan dari ajaran Yesus soal kewajiban kepada negara dan kepada Tuhan. Pesannya agar umat "bersikap jujur, bebas dari rasa takut yang membuat seseorang tunduk dan dari kemunafikan, serta bebas untuk berbuat baik" terasa lebih personal setelah ia sendiri baru melewati meja operasi. Agaknya begitu.
Diagnosis ini pertama kali diumumkan Paus pada 11 Oktober, dua hari sebelum pisau bedah turun. Sebuah nodul kecil ditemukan di paru-parunya, tim dokter merekomendasikan tindakan segera. Bergerak cepat untuk pemimpin berusia lanjut dengan jadwal padat. Bukan keputusan sepele.
Pertanyaannya kini bukan soal apakah Paus sudah pulih, melainkan seberapa jauh batas yang boleh ia paksakan dalam sisa tahun ini.