KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Patung Emas 7 Meter Trump Berdiri di Doral, Simbol...

Internasional

Patung Emas 7 Meter Trump Berdiri di Doral, Simbol Lolos dari Maut

Kelompok investor kripto meresmikan patung emas Donald Trump setinggi hampir tujuh meter di lapangan golf Doral, Miami, meniru pose ikonik saat Trump selamat dari percobaan penembakan 2024.

Potret Patung Emas Trump Terbaru, Pose Selebrasi Lolos dari Maut

Sejak percobaan penembakan di Pennsylvania pada 2024, satu gambar itu melekat di benak jutaan pendukung Trump: tangan terkepal, darah di pipi, langit sore di belakangnya. Kini, momen itu dituang ke dalam logam berlapis emas. Hampir tujuh meter tingginya. Berdiri di lapangan golf Trump di Doral, Miami, Florida.

Patung itu diresmikan Rabu (6/5/2026), didanai dan diinisiasi oleh sekelompok investor kripto yang identitasnya tidak diungkap sepenuhnya. Pemahatnya Alan Cottrill, seniman yang mengaku setuju mengerjakan proyek ini dengan bayaran US$300.000, sekitar Rp5,2 miliar.

Bukan angka kecil untuk sebuah patung.

Pada upacara peresmian, Pendeta Mark Burns dari Pastors for Trump tampil memberikan sambutan, langsung memblokir narasi bahwa monumen ini berbau pemujaan. Lewat media sosial, ia menegaskan pesannya: "Patung ini adalah perayaan kehidupan. Ini adalah simbol ketahanan, kebebasan, patriotisme, kekuatan, dan kemauan untuk terus berjuang demi masa depan Amerika." Burns juga menyebut patung itu sebagai pengingat bahwa Trump telah berulang kali lolos dari ancaman yang membidik nyawanya.

Patung di lahan privat ini, agaknya, jauh lebih aman dari gangguan dibanding instalasi-instalasi Trump yang pernah muncul di ruang publik Washington. Perbandingan itu menarik untuk ditelusuri.

September 2025. Publik Amerika dikejutkan oleh patung yang nadanya berseberangan jauh: sosok mirip Trump dan terpidana pelecehan seksual Jeffrey Epstein digambarkan berpegangan tangan di sudut jalan Washington, bertepatan dengan hari persahabatan. Plakat di kakinya berbunyi, "Kami merayakan ikatan abadi antara Presiden Donald J. Trump dan 'sahabat terdekatnya,' Jeffrey Epstein." Polisi menyingkirkannya keesokan hari karena masalah perizinan. Tapi instalasi itu kembali muncul saat penutupan pemerintahan pada 2 Oktober 2025.

Belum selesai. Selasa, 10 Maret 2026, kelompok seniman anonim Secret Handshake beraksi lagi. Kali ini mereka mengadopsi adegan ikonik Titanic (1997): Trump memainkan peran Jack, Epstein sebagai Rose, keduanya membentangkan tangan di haluan kapal imajiner. Plakat instalasi itu lebih menusuk: "Monumen ini menghormati ikatan antara Donald Trump dan Jeffrey Epstein, sebuah persahabatan yang tampaknya dibangun di atas perjalanan mewah, pesta-pesta meriah, dan sketsa telanjang rahasia."

Tiga patung dalam kurang dari setahun. Satu merayakan Trump sebagai simbol ketahanan nasional, dua lainnya menjadikannya bahan sindir tajam soal lingkaran pergaulannya. Kontras yang susah diabaikan.

Yang perlu dicermati: patung emas di Miami berdiri di lahan privat, jauh dari jangkauan polisi yang bisa menertibkan tanpa izin. Entah kebetulan atau tidak, pemilihan lokasi itu terasa seperti pelajaran yang dipetik dari dua instalasi sindiran sebelumnya yang berulang kali disingkirkan aparat. Pendukungnya tahu betul cara memastikan monumen ini bertahan lama.