Baterai 9.000mAh di tubuh smartphone flagship, bukan di power bank, bukan di tablet. Itulah salah satu klaim paling mengejutkan dari bocoran spesifikasi OnePlus Ace 7 yang belakangan ramai diperbincangkan di kalangan penggemar teknologi Asia.
Bocoran ini datang dari Digital Chat Station, pembocor teknologi yang rekam jejaknya cukup bisa dipegang. Ia merinci sejumlah spesifikasi yang, kalau benar terealisasi, akan menempatkan OnePlus Ace 7 di posisi sulit diabaikan di antara deretan flagship 2025.
Dapur pacunya disebut akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan nomor model SM8850, chipset 3nm yang juga dipakai di OnePlus 15. Tapi ada detail yang lebih menggoda: sejumlah unit prototipe yang tengah diuji dikabarkan memakai varian SM8850Q. Qualcomm belum pernah mengumumkan varian ini secara resmi, jadi belum jelas apa bedanya secara teknis dibanding chip standar. Berdasarkan sumber Vietnam.vn yang mengutip bocoran serupa, SM8850Q disebut sebagai versi dengan clock speed lebih rendah untuk mengoptimalkan suhu dan kinerja. Agaknya ini bukan sekadar rebrand, mengingat kode model berbeda biasanya mengindikasikan penyesuaian clock speed atau konfigurasi termal.
Soal layar, Ace 7 disebut akan mengusung panel datar 6,78 inci resolusi 1,5K dengan refresh rate 185Hz. Mayoritas ponsel gaming pun masih mentok di 144Hz atau 165Hz. Kalau angka ini benar, OnePlus bakal jadi yang pertama mendaratkan refresh rate setinggi itu di pasar massal.
Kembali ke baterai. 9.000mAh bukan hanya besar secara statistik, ini hampir dua kali lipat rata-rata flagship yang kini berkisar di 5.000 hingga 6.500mAh. Untuk menjaga agar pengisian daya tidak jadi hambatan, OnePlus disebut akan menyematkan fast charging 100W atau 120W. Kombinasi ini, jujur saja, terdengar terlalu bagus untuk tidak mengundang skeptisisme. Tapi Digital Chat Station jarang meleset jauh.
Yang juga mencuri perhatian adalah bocoran soal sistem pendingin aktif berupa kipas internal. Fitur seperti ini biasanya hanya ditemukan di ponsel gaming khusus macam lini ASUS ROG Phone. Kehadirannya di Ace 7 mengindikasikan OnePlus serius menyasar pengguna berat yang butuh performa sustained, bukan sekadar peak performance yang cepat throttle.
Untuk varian Pro, bocoran menyebutkan kemungkinan hadirnya kamera telefoto periskop 50MP dengan optical zoom 3,5x menggunakan sensor Samsung JN5. Spesifikasi ini masih dalam tahap pengujian dan bisa berubah sebelum peluncuran resmi. Seri Ace 6 sendiri tidak punya varian Pro sama sekali, sehingga kehadiran Ace 7 Pro, kalau benar ada, akan menjadi ekspansi lini produk yang cukup mengejutkan bagi OnePlus.
Satu nama lagi ikut mencuat: OnePlus Ace 7T. Perangkat ini disebut akan menggunakan Snapdragon 8 Gen 6 dan layar LTPS OLED 1,5K dengan refresh rate 185Hz. Lebih menarik bagi konsumen di luar China, Ace 7T dikabarkan berpotensi masuk pasar global dengan nama OnePlus 16R. Bak gayung bersambut dengan strategi rebrand yang sudah lama dijalankan OnePlus untuk menjembatani lini Ace ke pasar internasional.
OnePlus belum konfirmasi apa pun. Semua angka di atas harus dibaca sebagai rumor, setidaknya sampai ada pengumuman resmi. Tapi dengan bocoran pertama soal Ace 7 sudah muncul sejak Mei lalu dan kini semakin detail, siklus peluncurannya agaknya sudah tinggal menghitung hari.