Kipas pendingin di dalam ponsel kelas menengah bukan hal yang biasa. nubia tampaknya tahu persis cara membuat gamer Indonesia melirik dua kali, dan peluncuran nubia Neo 5 Series di Mini Atrium Gandaria City, Jakarta, pada 16-17 Mei 2026 menjadi deklarasi resmi bahwa merek asal China ini tidak main-main menggarap segmen gaming Tanah Air.
Varian tertinggi, nubia Neo 5 GT, jadi bintang utama. Chipset Dimensity 7400 fabrikasi 4nm menjadi otaknya, dipasangkan dengan RAM 12GB dan penyimpanan 256GB. Yang memisahkannya dari kebanyakan pesaing di kelas harga yang sama adalah sistem pendingin kombinasi cooling fan internal plus vapor chamber seluas 29.508 mm², spesifikasi yang lazimnya cuma ditemukan di flagship gaming.
Hasil uji stres membuktikan klaimnya. Lewat 3DMark Wild Life Extreme Stress Test, tingkat stabilitas performa Neo 5 GT menyentuh 97,4%, dengan skor tertinggi 1.048 dan terendah 1.021. Saat Honor of Kings dimainkan lebih dari sejam nonstop dalam setelan grafis Quality Mode, suhu di area terpanas hanya tercatat 35°C. Bukan angka yang mengkhawatirkan.
Layarnya AMOLED 6,8 inci beresolusi 1.5K (1224 x 2720 piksel), refresh rate 144Hz, dengan klaim kecerahan puncak 4.500 nits. Panel flat dipilih agar seluruh area layar nyaman dijangkau jari saat bermain. Bagian belakang pun rata tanpa tonjolan kamera yang mengorbankan grip, sebuah pertimbangan desain yang agaknya lebih dipikirkan matang ketimbang ponsel gaming lain di rentang harga serupa.
Neo Triggers 5.0 jadi senjata andalan untuk gaming kompetitif. Shoulder trigger di sisi frame diklaim punya waktu respons di bawah 5,5 milidetik dan bisa dikustomisasi untuk fungsi tembak, bidik, crouch, hingga ganti senjata di game FPS. Dalam uji nyata dengan Call of Duty Mobile, konfigurasi trigger kanan untuk menembak dan kiri untuk reload terasa intuitif setelah beberapa sesi adaptasi.
Baterai dual-cell 6.210mAh dengan fast charging 80W melengkapi paket ini. Dalam pemakaian campuran termasuk sesi gaming lebih dari sejam, screen on time yang tercatat mencapai 5 jam 48 menit dari 100% hingga tersisa 10%. Pengisian dari 5% ke penuh butuh sekitar 50 menit. Ada pula fitur Bypass Charging yang mengalirkan daya langsung ke sistem tanpa melewati baterai, menjaga suhu tetap rendah saat bermain sambil mengisi daya.
Software-nya berjalan di MyOS 16 berbasis Android 16. AI Game Space 5.0 hadir sebagai pusat kendali gaming: pemantauan kinerja chipset real-time, pengaturan mode performa, peredam notifikasi saat bermain. Fitur Gaming Coach menghadirkan asisten virtual bernama Demi, meski dalam praktiknya lebih banyak menyemburkan kata-kata penyemangat ketimbang panduan gameplay yang substantif. Asisten AI-nya pun masih perlu diasah. Saat ditanya soal hero terbaru Honor of Kings, jawabannya meleset, malah menyebut Ziya. Potensinya ada. Eksekusinya belum matang.
Untuk memperkuat posisi di komunitas gaming, nubia resmi menggandeng Garena sebagai sponsor Delta Force National Championship. Neo 5 Series akan dipakai para pemain selama turnamen berlangsung, langkah yang bak gayung bersambut dengan positioning merek mereka di segmen kompetitif.
Harga nubia Neo 5 Series mulai dari Rp 5 jutaan. Pre-order untuk Neo 5 5G dan Neo 5 GT berlangsung 16-24 Mei 2026 lewat sejumlah platform e-commerce. Selama periode ini, pembeli berkesempatan mendapat Mystery Box berisi hadiah seperti 99 batangan emas masing-masing 2 gram, drone, gamepad, cooling fan, hingga voucher diskon. Khusus varian GT, bonus Mystery Box disertai kartu perdana AXIS dengan kuota 300GB.
Kamera 50MP di belakang dan 16MP di depan hadir sebagai pelengkap, bukan fitur utama. Di kondisi cahaya baik, hasilnya memadai untuk kelas harganya. Tapi absennya OIS membuat rekaman video terasa goyang meski stabilisasi software sudah aktif. Wajar untuk ponsel gaming, kalau data ini bisa dipercaya sebagai tolok ukur ekspektasi yang tepat.