SABTU, 3 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  NIKKE Tembus Rp23 Triliun, Lonjakan 140% di Annive...

Tekno

NIKKE Tembus Rp23 Triliun, Lonjakan 140% di Anniversary ke-3,5

Goddess of Victory: NIKKE mencatat akumulasi pendapatan global melampaui 1,96 triliun won atau setara Rp23 triliun, dengan momentum Anniversary ke-3,5 yang mendongkrak pendapatan hingga 140 persen dibanding event serupa tahun lalu.

Pendapatan Game NIKKE Tembus 1,3 Miliar Dolar Global

Angka 1,96 triliun won bukan statistik biasa untuk game mobile yang belum genap empat tahun umurnya. Itulah yang berhasil dibukukan Goddess of Victory: NIKKE besutan Shift Up Corp., setara dengan 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp23 triliun secara kumulatif global, berdasarkan data Sensor Tower region Korea yang dirilis pada 15 Mei 2026.

Jepang tetap jadi mesin pendapatan utama dengan kontribusi 48,3 persen dari total perolehan. Korea Selatan menyumbang 19 persen, Amerika Serikat 17,3 persen. Bagi game third-person shooter RPG dengan fanservice visual yang kental, penetrasi pasar Barat di angka itu terbilang solid, kalau data ini bisa dipercaya sepenuhnya.

Tapi yang lebih menarik bukan akumulasinya. Laju kenaikannya. Momentum Anniversary ke-3,5 mencatat lonjakan pendapatan 140 persen dibanding event Anniversary sebelumnya. Bukan main.

Pemicunya dua: banner karakter Overspec bernama Anis: Star dan Neon: Vision Eye, dibarengi skin premium eksklusif berlapis-lapis. Strategi kosmetik semacam ini bukan barang baru di industri gacha, tapi Shift Up agaknya lebih licin dari rata-rata developer dalam meracik timing rilis konten, agar pemain membuka dompet dengan, bisa dibilang, sukarela.

Sepanjang enam bulan terakhir, kombinasi karakter baru, skin bertema event, dan momen anniversary terbukti menggerakkan grafik pendapatan secara konsisten. Model bisnis NIKKE bertumpu pada konten kosmetik dan karakter limited, bukan pay-to-win. Beda tipis, tapi hasilnya jauh: komunitas internasional yang makin kritis soal monetisasi agresif lebih mudah menerimanya.

20 juta unduhan secara global. Angka itu bukan cuma soal popularitas, tapi sinyal bahwa basis pemain aktif masih tumbuh, bukan stagnan. Bagi Shift Up yang sudah tercatat di Bursa Efek Korea (KOSPI) sejak pertengahan 2024, deretan data ini punya bobot ganda: kebanggaan sekaligus bukti buat pemegang saham bahwa NIKKE masih jauh dari titik jenuh.

Pertanyaannya, berapa lama euforia ini bertahan setelah anniversary mereda? Jawaban ada di pipeline konten Shift Up untuk paruh kedua 2026, dan pasar tidak akan sabar menunggu.