Meta kembali mencuri start. Perusahaan induk Instagram itu meluncurkan Instants, fitur berbagi foto ephemeral yang bisa diakses langsung dari inbox DM Instagram sekaligus hadir sebagai aplikasi mandiri di iPhone.
Konsepnya tidak terlalu asing: foto yang dikirim hanya bisa dilihat sekali, lalu hilang otomatis setelah dibuka penerima. Siapa yang tidak ingat Snapchat? Atau BeReal, yang sempat viral dua-tiga tahun lalu karena mendorong pengguna memotret tanpa filter? Instants agaknya mengambil inspirasi dari keduanya, dikemas ulang dalam ekosistem Instagram yang sudah punya miliaran pengguna aktif.
Bedanya dengan Stories, Instants sengaja dibikin tanpa ornamen berlebihan. Tidak ada filter, tidak ada sticker, tidak ada alat edit yang bikin foto terasa "diproduksi". Meta secara eksplisit menyebut fitur ini dirancang untuk momen sehari-hari yang lebih natural. "Instants adalah cara baru untuk berbagi momen spontan dan tanpa filter dengan teman," tulis Meta dalam pengumuman resminya.
Target sasarannya cukup jelas. Gen Z sudah lama mengeluhkan Instagram terlalu polished, terlalu curated, terlalu jauh dari kenyataan. BeReal sempat jadi pelarian, tapi platformnya gagal mempertahankan momentum. Meta, yang lebih dari sekali mengakuisisi atau mengkloning kompetitor yang mengancam, kini memilih membangun solusinya sendiri di dalam rumah.
Secara teknis, Instants hanya bisa dikirim ke Close Friends atau mutual followers. Perlindungan screenshot juga disebut ada, meski Meta belum merinci mekanisme implementasinya. Satu detail yang menarik: foto yang sudah "hilang" dari sisi penerima ternyata tidak benar-benar musnah. Arsip pengguna menyimpannya hingga satu tahun, dan bisa dibagikan ulang ke Stories dalam format recap. Bukan sekali-lihat total, kalau dipikir-pikir. Tapi cukup untuk menjaga ilusi spontanitas di sisi penerima. Teman juga bisa bereaksi lewat emoji atau membalas langsung via DM.
Aplikasi terpisah Instants dirancang agar pengguna bisa membuka kamera lebih cepat, memangkas jarak antara "momen terjadi" dan "momen dibagikan". Tipis memang bedanya. Tapi dalam perang fitur media sosial, detail seperti itu sering kali yang menentukan siapa yang bertahan.
Untuk pengguna di Indonesia, sabar dulu. Hingga berita ini ditulis, Instants belum muncul di inbox DM Instagram lokal dan aplikasi terpisahnya pun belum tersedia di App Store. Peluncurannya bertahap di sejumlah negara, dengan jangkauan lebih luas dijanjikan dalam beberapa bulan mendatang.
Pertanyaan yang lebih menarik: apakah Instants akan bernasib seperti BeReal yang meledak sesaat lalu senyap, atau justru bertahan karena menempel pada infrastruktur Instagram yang sudah ada? Meta punya distribusi yang tidak dimiliki BeReal. Tapi distribusi saja tidak cukup kalau pengguna sudah terlanjur skeptis dengan setiap "fitur baru" dari perusahaan yang sama. Setidaknya, itu yang perlu dibuktikan Meta.