SENIN, 28 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Layar iPhone Terbaik Itu Buatan Samsung, dan Apple...

Tekno

Layar iPhone Terbaik Itu Buatan Samsung, dan Apple Tahu Persis Alasannya

Di balik rivalitas Apple vs Samsung yang panas di pasar smartphone, ada ironi yang tidak banyak diketahui: layar OLED terbaik di iPhone justru diproduksi oleh anak usaha sang pesaing.

Salah Satu Fitur Terbaik iPhone Ternyata Buatan Samsung

Rivalitas Apple dan Samsung di pasar smartphone premium sudah lama jadi tontonan menarik, dengan kedua belah pihak saling serang lewat iklan, klaim teknologi, hingga gugatan paten. Tapi ada satu fakta yang kerap luput dari perhatian publik: layar OLED yang selama ini jadi salah satu keunggulan terbesar iPhone ternyata hasil racikan Samsung.

Bukan Samsung Electronics yang bikin ponsel Galaxy, melainkan anak usahanya, Samsung Display, yang sudah bertahun-tahun menjadi pemasok utama panel OLED untuk iPhone. Apple memang merancang sendiri chip seri A, sebagian modem, dan lapisan perangkat lunak di atasnya. Tapi untuk urusan panel layar, Cupertino tetap mengandalkan vendor eksternal, dengan Samsung Display sebagai yang paling dominan.

Apple tidak sekadar beli panel yang tersedia di pasaran. Pesanannya spesifik, dikalibrasi sesuai kebutuhan iPhone, mulai dari akurasi warna, pengendalian kecerahan, hingga teknologi pencegah burn-in yang ditanamkan lewat perangkat lunak. Kombinasi hardware Samsung dan software Apple inilah yang, agaknya, jadi resep di balik penilaian tinggi layar iPhone dari lembaga pengujian independen selama bertahun-tahun. Kalau data pengujian itu bisa dipercaya, perpaduan ini sulit ditandingi.

Kerja sama ini dimulai saat Apple meluncurkan iPhone X pada 2017, kali pertama perusahaan menggunakan panel OLED di iPhone. Apple menyebut layar tersebut sebagai "layar pertama yang memenuhi standar kualitas iPhone", dengan warna hitam pekat, rasio kontras tinggi, dan manajemen warna yang dioptimalkan khusus. Debut OLED iPhone langsung pakai panel Samsung.

Mulai seri iPhone 12 pada 2020, seluruh model iPhone beralih ke OLED. Apple kemudian menggandeng LG Display dan BOE untuk diversifikasi sumber komponen sekaligus menekan biaya, tapi posisi Samsung Display sebagai pemasok terbesar belum bergeser.

Ironis, tapi nyata. Dalam beberapa generasi terakhir, iPhone justru lebih dulu menikmati material OLED terbaru ketimbang lini Galaxy itu sendiri. iPhone 16 Pro pada 2024, misalnya, sudah menggunakan material OLED generasi M14 buatan Samsung. Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra saat itu masih bertahan di M13. Material M14 baru disematkan Samsung Electronics ke Galaxy S26 Ultra tahun ini.

Skala produksi Apple yang menembus lebih dari 200 juta unit iPhone per tahun membuat posisi tawarnya luar biasa besar. Samsung Display punya insentif kuat untuk memprioritaskan pesanan Apple, termasuk mengalokasikan material OLED generasi terbaru lebih awal ke Cupertino ketimbang ke divisi ponsel saudaranya sendiri. Bukan main.

Jangkauan kemitraan ini juga melampaui iPhone. Samsung Display ikut memasok panel OLED untuk iPad Pro yang menggunakan teknologi Tandem OLED, dan diperkirakan menjadi pemasok eksklusif layar lipat untuk iPhone Fold yang dirumorkan meluncur tahun ini. Produk yang paling dinanti Apple dalam beberapa tahun terakhir, kalau rumor itu benar, juga akan mengandalkan layar buatan musuh bebuyutannya di pasar smartphone.