Harga 8.999 rupee, atau sekitar Rp1,6 jutaan. Segitu banderol Itel A100 Pro, ponsel entry-level terbaru yang resmi debut di pasar India dengan tampilan belakang yang terang-terangan mengingatkan pada iPhone 17 Pro.
Panel IPS LCD 6,6 inci dengan refresh rate 90Hz jadi salah satu amunisi utama di segmen ini. Resolusinya masih HD+, bezel dan notch waterdrop-nya pun masih tebal, tapi untuk kelas harga segitu, layar seluas ini sudah cukup lapang buat scrolling atau streaming maraton. Bagian punggungnya tampil dengan modul kamera berbentuk persegi yang sekilas memang nyerempet desain iPhone 17 Pro. Bahkan pilihan warna Comet Orange-nya, entah kebetulan atau tidak, seperti menjawab selera pasar yang tak pernah bosan dengan estetika Apple.
Dapur pacunya mengandalkan Unisoc T7100, prosesor octa-core dengan clock speed 1,8 GHz, dipasangkan RAM 3GB dan storage 64GB. Bukan untuk nge-game berat, jelas. Tapi ada satu hal yang patut diacungi jempol: Itel masih menyediakan slot microSD, sesuatu yang mulai ditinggalkan banyak vendor bahkan di segmen menengah sekalipun. Untuk kamera, 8MP di belakang dan 5MP di depan. Angka standar. Tidak perlu banyak ekspektasi.
Baterai 5.000mAh jadi nilai jual paling konkret dari perangkat ini. Charging 10W memang tergolong lambat di standar 2025, tapi kapasitasnya bisa jadi penyelamat buat pengguna yang jarang dekat colokan. Fitur pendukungnya terbilang lengkap untuk kelasnya: fingerprint side-mounted, IR Blaster, dual SIM 4G, Bluetooth 5.0, Wi-Fi, dan jack audio 3,5mm yang kian langka. Yang agaknya paling mengejutkan, Itel juga menyematkan sertifikasi MIL-STD-810. Klaim ketahanan militer. Di ponsel Rp1,6 juta. Privilege yang biasanya jadi domain ponsel seharga dua hingga tiga kali lipat di atasnya.
A100 Pro tersedia dalam tiga varian warna: Comet Orange, Cloud White, dan Black. Untuk ketersediaan global, termasuk Indonesia, belum ada keterangan resmi dari Itel.