SENIN, 28 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  iPhone 18 Pro Makin Nyata: Panel LTPO+ Samsung-LG,...

Tekno

iPhone 18 Pro Makin Nyata: Panel LTPO+ Samsung-LG, Harga Mulai Rp21 Juta

Samsung Display dan LG Display mengamankan kontrak panel OLED untuk iPhone 18 Pro setelah BOE gagal memenuhi standar kualitas Apple. Berikut bocoran spesifikasi lengkap dan prediksi harga di Indonesia.

Samsung dan LG Bakal Pasok Panel OLED untuk iPhone Terbaru

Sepanjang kuartal pertama 2026, rumor soal iPhone 18 Pro mengalir deras. Kini gambarnya mulai terbentuk, dari siapa yang bikin layarnya sampai berapa rupiah yang harus disiapkan konsumen Indonesia.

Samsung Display dan LG Display menjadi pemasok tunggal panel OLED untuk lini iPhone 18 Pro, setelah BOE, produsen layar asal Cina, gagal memenuhi standar kualitas dan kapasitas produksi yang disyaratkan Apple. Bukan kekalahan kecil bagi BOE: perusahaan itu terdepak dari segmen paling menguntungkan di rantai pasok Apple.

Panel yang dipasok bukan OLED sembarangan. Samsung Display dan LG Display akan memproduksi panel LTPO+ (Low-Temperature Polycrystalline Oxide Plus), teknologi yang menerapkan material oksida pada switching TFT sekaligus driving TFT. Hasilnya, pengaturan arus ke lapisan OLED lebih presisi, efisiensi daya membaik, dan refresh rate variabel berjalan lebih mulus. Lompatan nyata dari panel LTPO di iPhone 17.

Angka produksinya masif. Samsung Display diperkirakan memasok sekitar 146 juta panel OLED ke Apple, LG Display lebih dari 82 juta unit. Samsung bahkan disebut berencana mengerek kapasitas produksi 10 hingga 15 persen dibanding paruh pertama 2025 demi mengamankan volume pesanan tersebut. BOE? Masih kebagian, tapi untuk model lama dan varian kelas bawah seperti iPhone 16e, 17e, dan iPhone 16 reguler.

Dari sisi desain, bocoran yang beredar menggambarkan perangkat yang cukup ambisius. iPhone 18 Pro hadir dengan layar 6,3 inci, Pro Max naik ke 6,9 inci dengan bezel yang diklaim lebih tipis. Perubahan paling mencolok: Face ID akhirnya masuk ke bawah layar, mengakhiri era Dynamic Island yang tiga tahun terakhir jadi ciri khas seri iPhone.

Chipset A20 Bionic dengan fabrikasi dua nanometer diklaim menawarkan efisiensi dan performa grafis yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Pro Max mendapat sistem pendingin lebih luas, artinya chip bisa bekerja di kecepatan puncak lebih lama tanpa thermal throttling. RAM 12GB tersedia di kedua varian, dengan opsi penyimpanan mulai 256GB hingga 4TB bagi pengguna yang serius soal rekaman ProRes.

Perbedaan kamera antara dua varian ini agaknya lebih tajam dari generasi sebelumnya. Pro Max membawa kamera utama 48MP dengan aperture variabel, fitur mekanis yang memungkinkan sensor menangkap lebih banyak cahaya tanpa bergantung sepenuhnya pada komputasi. iPhone 18 Pro? Tetap 48MP, dengan lensa telefoto periskop yang ditingkatkan dan zoom optik hingga 10x. Keduanya mendapat Apple Intelligence generasi kedua yang mengintegrasikan AI langsung ke proses editing video dan manajemen produktivitas harian.

Soal daya tahan, Pro Max disebut membawa baterai 5.500 mAh, diklaim tahan tiga hari. Jauh di atas varian Pro yang bertahan di angka 4.200 mAh. Ada juga kabar soal hilangnya port fisik sepenuhnya, beralih ke MagSafe generasi terbaru, plus dukungan konektivitas satelit yang diperluas.

Untuk pasar Indonesia, iPhone 18 Pro diperkirakan masuk dengan harga mulai Rp21 juta, Pro Max dibuka di kisaran Rp25 juta. Peluncuran global biasanya jatuh di minggu kedua September, dan iBox kemungkinan baru menerima unit pada akhir Oktober atau awal November 2026. Pre-order akan dibuka beberapa pekan sebelumnya.

Satu catatan penting: sebagian bocoran, terutama soal kapasitas baterai dan opsi penyimpanan 4TB, belum dikonfirmasi Apple dan patut dicermati dengan skeptisisme wajar. Kalau data ini bisa dipercaya sepenuhnya, beda cerita. Tapi soal panel LTPO+ dari Samsung dan LG? Rantai pasok sudah bicara.