Harganya naik, tapi Apple agaknya sudah menyiapkan amunisi yang cukup untuk membuat konsumen tidak protes terlalu keras.
Tablet iPad Air M4 kini resmi dijual di Indonesia. Varian 11 inci dengan storage 128 GB dibanderol sekitar Rp12,6 juta, naik kurang lebih Rp600 ribu dari iPad Air M3 yang sebelumnya dilepas di angka Rp11,999 juta. Untuk varian 13 inci, selisihnya lebih terasa, sekitar Rp1 juta lebih mahal dari edisi M3 yang dulu masuk di Rp15,499 juta.
Satu catatan penting: varian WiFi + Cellular belum tersedia. Di Blibli, misalnya, statusnya masih terpampang "Akan datang". Buat pengguna yang butuh konektivitas seluler, ini jelas mengecewakan, setidaknya untuk saat ini.
Nah, soal jantung pacunya. Di sinilah kenaikan harga itu terasa lebih bisa diterima. Chip M4 yang ditanamkan membawa konfigurasi CPU 8-core dan GPU 9-core, dengan klaim performa 30 persen lebih kencang dibanding M3 dan 2,3 kali lipat melampaui iPad Air M1. Bukan angka kecil.
Untuk urusan grafis, Apple menyematkan ray tracing berbasis perangkat keras yang diklaim mendongkrak performa rendering 3D hingga empat kali lipat. Relevan untuk segmen pengguna yang memang membebani tabletnya dengan pekerjaan berat, mulai dari game AAA sampai render video resolusi tinggi.
Memori. Itulah gebrakan sesungguhnya tahun ini. Apple menaikkan kapasitas unified memory sebesar 50 persen menjadi 12 GB, dengan bandwidth 120 GB/s. Angka yang tidak main-main. Dikombinasikan dengan Neural Engine 16-core yang tiga kali lebih bertenaga dari M1, iPad Air M4 kini masuk kategori perangkat yang, kalau data ini bisa dipercaya, serius untuk beban kerja berbasis AI.
Konektivitasnya pun naik kelas. iPad Air edisi 2026 ini sudah mengadopsi chip N1 dan C1X buatan Apple sendiri, mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Kalau nantinya varian Cellular benar-benar hadir, modem C1X itu menjanjikan kecepatan transfer 50 persen lebih tinggi dengan konsumsi baterai yang justru 30 persen lebih irit. Ibarat pedang bermata dua, tapi kedua sisinya tajam ke arah yang menguntungkan pengguna.
Tablet ini keluar dari pabrik dengan iPadOS 26 bawaan. Apple memperkenalkan desain antarmuka Liquid Glass di OS terbaru ini, sistem manajemen window yang lebih fleksibel, plus aplikasi Preview baru yang difokuskan untuk pengolahan PDF dan sketsa digital.
Buat pengguna iPad Air M1 atau M2 yang masih menunggu alasan kuat untuk upgrade, M4 ini bisa jadi titik baliknya.