JUMAT, 9 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Indonesia Kembali ke 10 Besar Negara Terbaik Dunia...

Internasional

Indonesia Kembali ke 10 Besar Negara Terbaik Dunia Versi Condé Nast Traveler

Setelah absen tahun lalu, Indonesia muncul kembali di posisi ke-8 dalam Readers' Choice Awards 2026 versi Condé Nast Traveler, dengan skor 93,75 dari 100. Bali tetap jadi magnet, tapi Komodo, Raja Ampat, dan Lombok yang mendorong comeback ini.

Selamat! Indonesia Masuk Daftar Negara Terbaik Dunia 2026

Indonesia mencatatkan comeback yang cukup mengesankan di panggung pariwisata global. Dalam Readers' Choice Awards 2026 yang dirilis Condé Nast Traveler, nama Indonesia muncul di peringkat ke-8 daftar negara terbaik dunia dengan skor 93,75 dari 100, setelah absen dari ajang yang sama tahun lalu.

Bukan karena daya tariknya memudar. CN Traveler sendiri mengaku tidak kaget melihat Indonesia kembali masuk karena keindahan alamnya yang tiada dua, tapi justru kaget melihatnya sempat absen. Yang agaknya berubah kali ini: bukan hanya Bali yang membawa nama Indonesia.

Selama bertahun-tahun, Bali memang jadi wajah tunggal Indonesia di mata pelancong dunia. Pulau ini tetap menawarkan spektrum lengkap, dari retreat holistik di ceruk hutan hingga beach club dengan label harga yang tidak main-main. Tapi lonjakan pengunjung yang mulai mengarah ke overtourism rupanya mendorong para pelancong menjelajah lebih jauh. Taman Nasional Komodo, Raja Ampat, dan Lombok kini ikut disebut sebagai alasan konkret Indonesia layak ada di daftar ini. Kemudahan akses penerbangan internasional turut menjadi nilai tambah.

Di puncak klasemen, Yunani keluar sebagai juara dengan skor 98,14 dari 100. Angka yang besar. "Negeri Para Dewa" itu sedang dalam momen terbaiknya, menarik wisatawan dalam jumlah yang memecahkan rekor. Santorini dan Mykonos sudah lama jadi ikon, tapi semakin banyak pelancong yang melirik Paros, Hydra yang bebas kendaraan bermotor, Ios, hingga Tinos sebagai alternatif yang lebih autentik.

Jepang mengunci posisi kedua, diikuti Italia di ketiga. Turki di posisi keempat mengonfirmasi tren kebangkitan destinasi Mediterania dan kawasan sekitarnya. Portugal di urutan kelima konsisten mempertahankan reputasinya sebagai destinasi value-for-money terbaik di Eropa. Costa Rika dan Kroasia melengkapi tujuh besar.

Ajang ini bukan hasil penilaian panel juri internal. Readers' Choice Awards murni bergerak dari voting dan ulasan langsung para traveler, mencakup metrik budaya, kuliner, infrastruktur transportasi, keramahan penduduk lokal, keamanan, dan kekayaan alam. Setiap ulasan dikonversi menjadi persentase nilai rata-rata. Sistemnya transparan, hasilnya mencerminkan preferensi nyata pelancong modern.

Kenya mengisi posisi sembilan, Thailand menutup di urutan kesepuluh. Dua destinasi Asia Tenggara sekaligus masuk, tapi entah kebetulan atau tidak, Indonesia justru mengungguli tetangganya yang selama ini lebih agresif dalam promosi pariwisata. Pertanyaannya: apakah selisih ini bertahan di edisi berikutnya?

Bagi investor dan pelaku industri perhotelan, sinyal dari daftar ini melampaui sekadar prestise. Munculnya destinasi di luar Bali dalam narasi global Indonesia membuka ceruk nyata bagi pengembangan infrastruktur wisata di kawasan timur, potensi yang selama ini masih jauh dari tergarap.