Net sell asing hampir Rp2,2 triliun. Itu angka yang cukup buat bikin IHSG tersungkur 0,64% di perdagangan Selasa kemarin, tepat setelah libur panjang. Tekanan paling besar datang dari BBCA, BUMI, BBRI, GOTO, dan TLKM yang paling banyak dilepas investor asing.
Tapi pasar tidak langsung angkat tangan.
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, melihat peluang rebound untuk IHSG hari ini, asalkan indeks mampu bertahan di atas zona support 8.160. Rentang support dipasang di 8.120-8.160, resistance di 8.240-8.300. Jendela yang tidak terlalu lebar, tapi cukup buat aksi trading satu hari.
Dari sisi global, Wall Street semalam memberi sinyal yang agak menenangkan. Dow Jones naik tipis 0,07%, S&P 500 bertambah 0,10%, Nasdaq menguat 0,14%. Rebound saham teknologi, termasuk Nvidia dan Apple, menjadi penopang utama setelah sepekan terakhir sektor ini dihajar kekhawatiran soal disrupsi AI terhadap model bisnis sejumlah perusahaan perangkat lunak, sekuritas, hingga logistik. Kenaikannya memang tidak spektakuler. Tapi setidaknya tidak ada yang jeblok.
Enam nama masuk daftar trading BNI Sekuritas untuk hari ini.
PT Perintis Triniti Properti Tbk (PANI) diberi status spec buy, area beli di 10.450-10.800, target dekat 10.950-11.300, cutloss di bawah 10.225. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) punya setup buy if break di level 296, target 304-320, cutloss di bawah 286.
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) juga buy if break di 620, target 640-660, cutloss di bawah 600. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) direkomendasikan spec buy di area 4.850-4.890, target 4.930-5.000, cutloss di bawah 4.800.
PT Indointernet Tbk (INET) masuk dengan buy if break di 388, target 396-410, cutloss di bawah 374. Terakhir, PT Indika Energy Tbk (INDY), spec buy di 3.480-3.560, target 3.620-3.680, cutloss ketat di bawah 3.470.
Mayoritas rekomendasi hari ini berbasis skenario break atau spec buy dengan cutloss yang relatif tipis. Entah kebetulan atau tidak, hampir semua nama di daftar ini berasal dari sektor energi dan infrastruktur, justru sektor-sektor yang selama ini paling sering kena tampar aksi jual asing. Kalau rebound hari ini benar terjadi, agaknya merekalah yang paling duluan disentuh kembali.
Kuncinya satu: level 8.160. Kalau IHSG gagal bertahan di sana, skenario rebound batal, dan daftar saham tadi lebih baik ditonton dari jauh dulu.