KAMIS, 1 OKTOBER 2026

Home  ›  Ekonomi  ›  HUT Bhayangkara ke-80: Ribuan Warga Hadir, Harapan...

Ekonomi

HUT Bhayangkara ke-80: Ribuan Warga Hadir, Harapan Ikut Terbawa

Perayaan HUT Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 berlangsung meriah dengan atraksi terjun payung hingga polisi cilik, sementara warga yang hadir kompak menitipkan satu pesan: Polri yang lebih humanis.

Antusiasme Warga Saksikan Atraksi HUT Bhayangkara ke-80: Ber

Ribuan warga dari Jabodetabek dan sekitarnya rela berjubel ke lokasi perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026. Yang mereka saksikan: atraksi terjun payung, pameran alutsista, sampai penampilan polisi cilik yang bikin penonton susah berpaling.

Tapi bukan cuma tontonan yang mereka bawa pulang.

Tetri, warga Depok, datang dan langsung terpukau. "Senang, kagum, dan bangga," katanya. Harapannya sederhana tapi berbobot: Polri bisa lebih humanis dalam keseharian, bukan hanya di atas panggung.

Ela jauh-jauh datang dari Bandung. Penilaiannya tegas: tahun ini beda. Konsepnya lebih matang, lebih serius. "Luar biasa banget perayaan HUT Bhayangkara ke-80 ini. Semoga pelayanannya bisa lebih baik lagi dan lebih mengayomi masyarakat," ujar Ela. Bagi dia, ini seharusnya titik balik, bukan selebrasi rutin yang berlalu begitu saja.

Dua remaja, Giel dan Michelle, paling terkesan dengan terjun payung dan pertunjukan tari yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia. "Keren banget, perayaannya bener-bener meriah. Paling berkesan pas peragaan terjun payung sama ada dance yang memperkenalkan Indonesia seperti apa. Semoga Polri makin jaya, makin berkembang, dan tetap semangat dalam bertugas," ungkap mereka. Hiburan sekaligus pesan, kata mereka.

Indri, warga Gunung Putri, matanya justru tersita oleh polisi cilik. "Wah, meriah banget perayaannya. Penampilan polisi cilik tadi lincah-lincah banget," katanya.

Retno dan Hamid datang dengan agenda spesifik: lihat alutsista. Mereka warga Kelapa Dua, Depok, dan memang meluangkan waktu khusus untuk itu. Entah kebetulan atau tidak, justru dari mereka datang pesan yang paling serius. "Semoga Polri semakin baik, semakin maju, semakin amanah, dan tentunya semakin dicintai oleh masyarakat," pungkas Retno.

Edisi ke-80 ini, kalau data kehadiran bisa jadi cermin, terbilang berhasil menarik massa. Tapi yang lebih mencolok: nyaris semua warga yang ditemui menyematkan harapan di balik kekagumannya. Seragam. Pertanyaannya, apakah Polri mendengar nada itu, atau cukup puas dengan angka kehadiran?