Satu Juni 2026 kini jadi tanggal yang paling banyak disebut di forum-forum penggemar gadget, setelah pembocor Fixed Focus Digital di Weibo melempar bocoran soal debut Huawei Nova 16 series. Huawei belum angkat bicara secara resmi. Tapi bocoran yang datang dari beberapa sumber berbeda ini agaknya cukup konsisten untuk tidak diabaikan begitu saja.
Seri ini dikabarkan hadir dalam tiga varian: Nova 16 reguler, Nova 16 Pro, dan Nova 16 Pro Max sebagai puncak lineup. Tidak ada model Ultra kali ini. Berbeda dari strategi generasi sebelumnya, di mana Nova 15 Ultra justru difokuskan pada perombakan desain fisik ketimbang lompatan spesifikasi.
Perhatian terbesar jatuh pada Nova 16 Pro Max. Varian tertinggi ini dirumorkan membawa kamera utama 200 megapiksel dengan sensor 1/1.28 inci. Besar, untuk kelas menengah atas. Melengkapi jajaran kameranya ada lensa telefoto periskop dan sensor multispektral yang diklaim mampu mendongkrak akurasi warna hasil foto.
6,84 inci. Itu ukuran layar LTPO yang dirumorkan dipakai Pro Max, dengan resolusi 1,5K. Panel LTPO sendiri dikenal bisa menyesuaikan refresh rate secara dinamis, artinya baterai tidak terkuras percuma saat layar menampilkan konten statis. Bicara baterai, kapasitasnya dirumorkan mencapai 7000mAh, lengkap dengan pengisian nirkabel.
Chipset yang digunakan disebut dari seri Kirin 9000, lanjutan dari pendekatan Huawei yang mengandalkan chip buatan sendiri pasca tekanan sanksi AS. Sebagai pembanding, Nova 15 generasi sebelumnya memakai Kirin 8020 dan Kirin 9010 tergantung varian, dengan harga mulai 2.699 yuan atau sekitar Rp6,9 jutaan.
Soal pilihan warna, Huawei memilih pendekatan berbeda antar model. Nova 16 dan Nova 16 Pro hadir dalam tiga warna, biru, hitam, dan putih, dengan sentuhan gradien yang secara visual lebih berani. Nova 16 Pro Max justru tampil lebih bersih tanpa opsi gradien, kendati tetap menawarkan tiga warna yang sama.
Pertanyaannya, berapa banyak dari bocoran ini yang akan bertahan sampai peluncuran resmi? Bisa jadi tidak semuanya akurat, dan angka spesifikasi terasa terlalu rapi untuk bukan sekadar rumor. Tapi kalau Huawei benar membenamkan spesifikasi segitu di segmen menengah atas, persaingan di pasar ponsel kamera kelas ini bakal semakin berat menjelang pertengahan 2026.