499 gram. Segitu bobotnya HUAWEI MatePad Pro Max, tablet 13 inci yang resmi diperkenalkan di ajang Innovative Product Launch, Bangkok, Thailand, 7 April 2026.
Angka itu bukan sekadar klaim pemasaran. Untuk kelas tablet di atas 13 inci, 499 gram dengan ketebalan 4,7 mm sulit ditandingi kompetitor saat ini. HUAWEI menyebutnya tablet terkurus dan teringan di segmennya, klaim yang agaknya tidak terlalu berlebihan kalau melihat apa yang dijejali ke dalam bodinya.
Layarnya Flexible OLED 13,2 inci dengan screen-to-body ratio 94%. Bezel-nya nyaris tidak ada. Resolusi 3.000 x 2.000 piksel, refresh rate 144Hz, kecerahan puncak 1.600 nits, rasio kontras 2.000.000:1. Panel yang jelas dirancang untuk kerja serius, bukan sekadar scroll media sosial. Buat yang matanya sensitif atau banyak menatap layar berjam-jam, ada varian PaperMatte Edition yang diklaim memberikan sensasi visual mirip kertas, dengan konsekuensi bobot naik tipis ke 509 gram.
Di balik bodi yang sesekali bikin orang bertanya "isinya apa?", HUAWEI masih muat menjejalkan baterai 10.400 mAh untuk model non-EU. Bukan main. Fast Charging 66W sudah tersedia, ditambah fitur Wired Reverse Charging 40W yang mengubah tablet ini jadi powerbank darurat saat situasi mepet.
Performa ditopang RAM 12 GB dengan pilihan storage 256 GB atau 512 GB, berjalan di atas HarmonyOS 4.3. Kamera belakang 50 MP (f/1.8) dengan teknologi True-to-Colour hadir bersama kamera depan 12 MP yang cukup mumpuni untuk rapat virtual.
Pertanyaan yang wajar muncul: seberapa produktif tablet ini tanpa ekosistem Google? Jawabannya bergantung seberapa dalam pengguna sudah berinvestasi di AppGallery dan layanan HUAWEI. Dari sisi hardware, setidaknya tidak ada yang bisa dikeluhkan. Kompatibilitas dengan HUAWEI Glide Keyboard, konektivitas NearLink, plus sistem audio HUAWEI SOUND dengan 6 speaker dan 4 mikrofon menjadikan MatePad Pro Max lebih dekat ke laptop tipis daripada tablet biasa.
MatePad Pro Max tersedia dalam warna Blue dan Space Gray. Harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Tapi melihat posisinya di lini flagship HUAWEI, angkanya kemungkinan tidak akan bersahabat dengan semua kantong.