Huawei Indonesia resmi membawa Mate 80 Pro ke pasar tanah air pada 16 April 2026, mengandalkan chipset Kirin 9030 yang diklaim dirancang khusus untuk kebutuhan performa berat: multitasking intensif sampai gaming. Perangkat ini jelas dibidik untuk segmen premium, bersaing langsung dengan nama-nama besar yang sudah lebih dulu mapan di kelas atas.
Harga resminya Rp19.999.000. Tapi bagi yang tidak buru-buru, ada periode penjualan awal dari 24 April hingga 23 Mei 2026 dengan harga promosi Rp16.999.000, plus bonus perlindungan senilai Rp5,5 juta. Selisih hampir Rp3 juta itu, agaknya, cukup jadi alasan untuk menahan diri sebentar sebelum klik "beli".
Layarnya LTPO OLED 6,75 inci dengan refresh rate adaptif 1-120Hz dan kecerahan puncak 3.000 nits. RAM 16GB dipasangkan dengan storage 512GB, berjalan di atas EMUI 15 versi global. Spesifikasi yang, setidaknya di atas kertas, tidak ada yang perlu dipersoalkan.
Sektor kamera jadi taruhan utama Huawei di sini. Tiga lensa belakang hadir dalam konfigurasi 50MP (lensa utama), 40MP ultra-wide, dan 48MP telephoto macro. Yang langsung menyita perhatian adalah variable aperture f/1.4 hingga f/4.0 pada lensa utama, teknologi yang selama ini lebih identik dengan kamera mirrorless ketimbang ponsel. OIS tersedia. Dan ini bukan klaim yang gampang dibantah dari merek yang rekam jejaknya di fotografi mobile sudah teruji.
5.750mAh. Segitu kapasitas baterainya, didukung pengisian kabel 100W dan nirkabel 80W. Sertifikasi IP68 sekaligus IP69 tersedia, artinya ponsel ini tahan bukan hanya dari rendaman air, tapi juga semprotan bertekanan tinggi. Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 melengkapi paket konektivitas terkini yang disodorkan.
Pertanyaannya, apakah Kirin 9030 cukup kompetitif dibanding Snapdragon 8 Elite atau Dimensity 9400 yang sudah beredar di segmen yang sama? Huawei mengklaim performanya mumpuni. Klaim yang, kalau data benchmark bisa dipercaya, masih perlu dibuktikan dalam penggunaan nyata.
Dengan ekosistem yang masih terbatas tanpa Google Mobile Services, Mate 80 Pro agaknya lebih mudah diserap loyalis Huawei yang sudah akrab dengan AppGallery, ketimbang menggaet pengguna baru dari kubu Android mainstream. Tapi bagi yang memang memburu kamera flagship di kisaran harga promo Rp17 jutaan, pilihan ini layak masuk daftar.