KAMIS, 1 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Harga HP Vivo dan iQOO Agustus 2026: Dari Rp1,8 Ju...

Tekno

Harga HP Vivo dan iQOO Agustus 2026: Dari Rp1,8 Juta sampai Rp30 Juta

Vivo memperbarui daftar harga smartphone di Indonesia untuk Agustus 2026, dengan sejumlah model mengalami penurunan harga dan deretan produk baru dari seri T5 hingga X300 Ultra varian 1TB yang menembus Rp30 juta.

Update Harga Vivo 11 Agustus 2026: X Fold3 Pro Rp26,9 Juta, Y03t Mulai Rp1,8 Juta

Portofolio Vivo di Indonesia bulan ini lebar rentangnya: dari Y03t yang bisa dibawa pulang dengan Rp1,8 jutaan, sampai X300 Ultra varian 16GB/1TB yang dibanderol Rp29.999.000. Dua ujung spektrum yang berbeda jauh, tapi keduanya hidup dalam satu ekosistem merek yang sama.

Sejumlah model tercatat turun harga bulan ini. Vivo X80, yang sebelumnya dijual Rp10.999.000, kini bisa didapat di Rp8.999.000. Vivo V25 juga tergerus dari Rp5.999.000 ke Rp5.499.000. Momentum yang, agaknya, sayang dilewatkan sebelum stok lama habis.

Di segmen premium, seri X tetap menjadi ujung tombak. X Fold3 Pro dijual Rp26.999.000. Di bawahnya, X Fold5 hadir di Rp24.999.000 untuk konfigurasi 16GB/512GB, X300 Pro di Rp18.999.000, X200 Pro di Rp17.999.000, dan X100 Pro di Rp16.999.000, semuanya dengan embel-embel kolaborasi kamera ZEISS yang menjadi senjata utama Vivo melawan rival sekelas. Untuk konsumen yang tidak butuh layar lipat tapi tetap ingin flagship sejati, X300 standar tersedia mulai Rp14.999.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp16.999.000 untuk 16GB/512GB.

Kelas menengah diisi seri V yang padat. Vivo V70 bertengger di Rp9.999.000 untuk varian 8GB/256GB dan Rp10.999.000 untuk 12GB/512GB. Di bawahnya berjejer V60, V50, V40, hingga V25e, membentuk tangga harga yang menyasar konsumen dengan anggaran Rp3 juta hingga Rp9 juta. Yang menarik perhatian adalah V50 Lite, pendatang baru di jajaran ini, tersedia dalam dua varian konektivitas: 4G mulai Rp3.599.000 dan 5G mulai Rp4.599.000.

Seri T menyasar segmen yang berbeda. Pengguna muda yang prioritasnya performa, bukan kamera. Vivo T5 Pro 5G dibanderol Rp4.599.000 untuk 8GB/128GB dan Rp5.199.000 untuk 8GB/256GB, sedangkan T5 standar lebih terjangkau, mulai Rp3.199.000 untuk konfigurasi 6GB/128GB. Seri T1 generasi sebelumnya juga masih beredar, dengan harga mulai Rp2.999.000.

Entry-level? Seri Y yang paling riuh. Y03t masih memegang posisi termurah di Rp1.839.080, diikuti Y05 di Rp2.115.080 dan Y11d di Rp2.207.080. Bukan angka psikologis yang bulat, tapi buat konsumen kelas ini selisih puluhan ribu rupiah tetap dihitung, bak perbedaan sekantong beras. Y29 hadir di kisaran Rp3,2 juta sampai Rp4,5 juta tergantung RAM dan storage, sementara Y500 naik kelas sedikit, bertengger di Rp5 jutaan.

Vivo di Indonesia juga menaungi sub-brand iQOO, yang eksplisit menyasar gamer dan power user. Harga iQOO dimulai dari Z10 Lite di Rp3.699.000 untuk konfigurasi 8GB/128GB. Di level menengah, iQOO Z11 5G tersedia mulai Rp5.899.000 hingga Rp8.399.000, sedangkan iQOO Neo 10 dibanderol Rp6.499.000 sampai Rp7.499.000. Puncak lini ini ditempati iQOO 15, tersedia hingga varian 16GB/1TB seharga Rp16.999.000, dan itu menempatkannya berdampingan langsung dengan flagship X series di rentang harga yang nyaris sama.

Rp16.999.000. Untuk dua produk dari satu induk perusahaan yang berbeda positioning.

Dihitung total, ada lebih dari 75 pilihan SKU dari kedua merek ini di pasar Indonesia. Angka yang tidak kecil, dan kalau data ini bisa dipercaya, bisa jadi malah kontraproduktif bagi konsumen awam yang datang ke gerai tanpa riset sebelumnya. Kuncinya tetap: tentukan anggaran dulu, baru lihat mana yang chipset dan kapasitas baterainya paling masuk akal di kisaran harga tersebut.