Sudah lebih dari dua pekan harga HP Samsung di Indonesia tidak kemana-mana. Sejak 17 Juni hingga penghujung bulan ini, seluruh lini produk yang beredar secara umum belum mengalami penyesuaian harga, baik naik maupun turun. Stabil, dalam artian harfiah.
Rentang harganya cukup lebar. Konsumen bisa masuk ke ekosistem Samsung mulai Rp 1 jutaan untuk seri entry-level, sementara di ujung tertinggi ada flagship yang menyentuh sekitar Rp 30 jutaan. Samsung, agaknya secara sadar, memang bermain di hampir semua segmen.
Di segmen bawah, seri A tetap menjadi tulang punggung volume penjualan. Galaxy A07 dan A17 mengisi slot paling terjangkau, cocok untuk pengguna yang butuh ponsel fungsional tanpa harus berpikir dua kali soal harga. Naik sedikit, Galaxy A26 5G mulai membawa konektivitas 5G ke segmen menengah bawah, klaim yang masih perlu dibuktikan relevansinya di kondisi jaringan Indonesia yang belum merata.
Galaxy A37 5G dan A57 5G melengkapi barisan seri A di segmen menengah. Keduanya menawarkan pengalaman lebih premium dibanding adik-adiknya, dengan banderol yang masih masuk akal buat kelas pekerja urban.
Seri S tetap jadi mahkota Samsung di segmen premium. S25 dan S25 Ultra masih beredar, berdampingan dengan S26 dan S26 Ultra yang sudah mulai menggeser posisi pendahulunya di rak-rak toko. S25 FE hadir sebagai opsi kompromi bagi yang ingin rasa flagship tanpa harga flagship penuh. Spesifikasi terpangkas, tapi nama besarnya tidak ikut dipangkas.
Paling eksklusif di seluruh lineup? Duo foldable: Z Fold 7 dan Z Flip 7. Fold bermain di ranah produktivitas layar lebar, Flip lebih ke soal gaya hidup. Tapi keduanya berbagi satu kesamaan yang sulit diabaikan: harga yang tidak ramah di kantong rata-rata.
Semua data harga ini bersumber langsung dari situs resmi Samsung Indonesia, bukan dari listing marketplace yang kadang berbeda jauh. Harga eceran resmi dan harga aktual di pasaran bisa jomplang, tergantung promo retailer. Apalagi jelang tutup kuartal seperti sekarang, pola klasik window dressing sering membuat harga di lapangan lebih kompetitif dari angka resmi.
Stabilnya harga Samsung sepanjang Juni ini, kalau data ini bisa dipercaya, bukan sekadar kebetulan. Tanpa tekanan diskon besar-besaran, Samsung tampaknya sedang menjaga margin. Sambil menunggu.