KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Google Health Resmi Gantikan Fitbit, AI Coach Jadi...

Tekno

Google Health Resmi Gantikan Fitbit, AI Coach Jadi Senjata Utama di Pasar Kesehatan Digital

Google mengubur nama Fitbit dan menggantinya dengan Google Health, lengkap dengan pelatih kebugaran berbasis Gemini AI yang diklaim bisa memberi saran personal, bukan sekadar reminder berdiri.

Tak Perlu ke Gym, Google Health Hadirkan Personal Trainer AI Langsung di HP

Setelah bertahun-tahun mempertahankan merek Fitbit pasca akuisisi 2021, Google akhirnya melipat nama itu. Gantinya: Google Health. Bukan sekadar ganti baju.

Perubahan ini datang berbarengan dengan peluncuran fitur yang agaknya jadi taruhan besar Google di segmen kesehatan digital. Pengguna lama Fitbit tidak perlu panik, eh, maksudnya, tidak perlu mengunduh apa pun. Aplikasi mereka bermigrasi otomatis ke Google Health pada pembaruan perangkat lunak berikutnya. Ekosistem Fitbit dan Pixel Watch akan menggunakan aplikasi ini sebagai hub utama.

Yang menarik bukan perubahan namanya.

Intinya ada di Google Health Coach. Ditenagai Gemini AI, pelatih virtual ini menganalisis data kesehatan pengguna secara menyeluruh: pola tidur, intensitas olahraga, target kebugaran, hingga riwayat medis dan hasil lab yang bisa diunggah manual. Dari sana, sistem menghasilkan rekomendasi yang, menurut Google, jauh lebih personal dibanding saran generik kebanyakan aplikasi kesehatan. Kalau data ini bisa dipercaya, lumayan menjanjikan.

Ada fitur Ask Coach yang memungkinkan pengguna bertanya langsung dalam bahasa sehari-hari. "Kapan terakhir kali saya lari 5 mil?" atau "Saya bangun masih lelah padahal ada rapat pagi, harusnya gimana?" AI menjawab dengan respons yang disesuaikan kondisi tubuh masing-masing. Bukan main, kalau memang bekerja seperti yang diklaim.

Pencatatan nutrisi berbasis foto turut masuk dalam paket. Jepret makanan, sistem menghitung kandungan gizinya. Fitur pelacakan siklus menstruasi juga ikut, melengkapi pelacakan aktivitas dan tidur yang sudah ada sejak era Fitbit.

Soal model bisnis, strukturnya cermin dari pendahulunya. Versi gratis memberi akses ke data kesehatan dasar. Versi premium dibanderol US$9,99 per bulan atau US$99,99 per tahun, setidaknya berdasarkan angka yang dipublikasikan Google, membuka akses penuh ke AI Coach, program kebugaran personal, hingga dokumentasi berbentuk foto, video, dan suara. Layanan ini mulai tersedia 19 Mei mendatang.

Satu catatan yang tidak banyak disorot: pengguna Google AI Pro dan AI Ultra mendapat akses premium tanpa biaya tambahan. Pembeli Fitbit Air kebagian trial gratis tiga bulan.

Soal privasi, Google berkomitmen untuk tidak menggunakan data kesehatan dan kebugaran pengguna untuk Google Ads. Komitmen yang patut dicermati, mengingat bisnis inti Google ya iklan. Konsistensinya dalam jangka panjang, jujur saja, masih perlu dibuktikan.

Pertanyaannya tinggal satu: apakah pengguna cukup percaya untuk menyerahkan data selengkap itu ke ekosistem Google?