Kawasan Teluk Tehuantepec, Meksiko, diguncang gempa bermagnitudo 7,3 pada Jumat (17/7/2026) pukul 08.48 waktu setempat atau 14.48 GMT (21.48 WIB). Kuat itu cukup untuk memicu peringatan tsunami di sepanjang garis pantai barat daya Meksiko.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada di lepas pantai Puerto Madero, sekitar 48 kilometer arah barat daya Kota Aquiles Serdan di negara bagian Chiapas, selatan Meksiko. Kedalaman sekitar 15 kilometer. Dangkal. Dan agaknya itulah yang bikin guncangan terasa keras sampai ke permukaan.
Gempa dengan kedalaman minim memang cenderung lebih destruktif, bukan sekadar teori. Intensitas guncangan dilaporkan sedang hingga tinggi di sepanjang wilayah pesisir. Getarannya pun tidak berhenti di perbatasan Meksiko: bangunan di Guatemala dan El Salvador ikut merasakan imbasnya.
Otoritas AS segera mengeluarkan peringatan tsunami, sinyal serius bagi warga pesisir untuk menjauhi pantai. Kawasan Teluk Tehuantepec, kalau data historis bisa dipercaya, bukan wilayah asing bagi bencana jenis ini. Daerah ini terjepit dalam sabuk seismik aktif di sepanjang pantai Pasifik Amerika Tengah yang kerap menjadi sumber gempa besar.
Laporan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur belum masuk secara lengkap pada jam-jam pertama. Yang jelas, guncangan sebesar ini di kedalaman 15 kilometer bisa jadi meninggalkan jejak yang tidak kecil bagi permukiman pesisir Chiapas.