Samsung belum bilang apa-apa secara resmi. Tapi bocoran seputar Galaxy S26 Ultra sudah cukup ramai, dan yang paling banyak dibicarakan adalah soal kamera.
Satu fitur yang paling sering disebut: Horizontal Lock. Secara sederhana, ini teknologi stabilisasi yang memastikan garis horison dalam video tetap rata meski ponsel diputar hingga 360 derajat. Bukan sekadar peredam getaran biasa seperti Super Steady yang sudah ada di seri Galaxy S sebelumnya. Horizontal Lock diklaim bekerja lebih jauh, mengombinasikan sensor giroskop yang lebih sensitif dengan algoritma AI untuk memotong area sensor secara adaptif. Hasilnya? Subjek tetap tegak lurus meski perangkat bergerak bebas.
Bagi kreator video, ini bukan hal kecil.
Selama ini, video stabil dan sinematik butuh gimbal. Perangkat tambahan yang tidak murah, tidak ringkas, dan tidak selalu praktis dibawa saat traveling. Kalau Horizontal Lock benar-benar bekerja sesuai klaim, kebutuhan gimbal untuk rekaman kasual hingga semi-profesional bisa berkurang drastis. Entah kebetulan atau tidak, ini sejalan dengan tren konten vertikal dan aksi cepat yang kini mendominasi TikTok dan Instagram Reels.
Tiga area kamera lain juga diharapkan melonjak pada S26 Ultra. Sensor utama diprediksi lebih tangguh menangani rentang dinamis tinggi, kondisi yang jadi mimpi buruk fotografer saat memotret lanskap golden hour dengan kontras ekstrem antara bayangan dan area terang. Sistem periskop dikabarkan lebih mumpuni untuk zoom jauh, dengan stabilisasi optis lebih agresif supaya video di level zoom tinggi tidak amblas kualitasnya. Lalu ada AI editing otomatis, termasuk kemampuan menghapus objek pengganggu di latar belakang, katakanlah turis yang tidak sengaja masuk frame, tanpa perlu buka aplikasi editing terpisah.
Kedengarannya menarik. Tapi seberapa jauh klaim ini akan terbukti di lapangan?
Spesifikasi teknis rinci S26 Ultra, termasuk resolusi maksimal saat Horizontal Lock aktif, ukuran sensor, dan bukaan lensa, semuanya masih dalam tahap validasi. Samsung belum merilis satu pun informasi resmi. Artinya, apa yang beredar sekarang masih sebatas prediksi dan bocoran yang belum tentu akurat sepenuhnya. Kalau data ini bisa dipercaya.
Bagi yang sudah antusias dan berencana upgrade, agaknya lebih bijak menahan diri dulu. Tunggu review mendalam dari sumber yang melakukan pengujian langsung setelah perangkat benar-benar meluncur. Performa di kondisi minim cahaya, konsistensi Horizontal Lock lintas lensa, seberapa natural hasil AI editing, itu semua hanya bisa dinilai setelah ada yang memegangnya langsung.
Kalau bocoran ini separuh saja terbukti akurat, S26 Ultra jadi argumen kuat untuk meninggalkan kamera mirrorless di rumah saat traveling.