Lebih dari 1.000 drone menghujani wilayah Rusia dalam satu malam, menjadikannya serangan udara terbesar yang pernah dilancarkan Ukraina sejak konflik kedua negara meletus. Empat orang tewas. Salah satunya warga negara India yang menjadi korban di Moskow, sebagaimana dikonfirmasi Kedutaan Besar India untuk Rusia.
Serangan ini bukan gertak sambal. Kyiv secara terang-terangan menyebut ini sebagai balasan atas gempuran Rusia yang menghantam ibu kota Ukraina selama dua hari berturut-turut, lewat rudal dan drone yang meluluhlantakkan permukiman warga. Paling mematikan: sebuah gedung apartemen di Kyiv rata dengan tanah akibat rudal Rusia, menewaskan 24 orang, tiga di antaranya anak-anak. Zelenskyy sudah bersumpah membalas, dan tampaknya ia menepati kata-katanya.
Gambaran paling nyata kehancuran itu ada di Chernihiv, kota di utara Ukraina. Bangunan runtuh, jalanan sunyi, bekas kawasan permukiman yang kini tinggal puing. Potret konflik yang sudah menginjak tahun keempat, tanpa tanda-tanda mereda.
Di saat front perang kian panas, WHO resmi menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Agaknya ini status yang belum pernah terdengar publik luas sejak Covid-19. Virus penyebabnya kali ini strain Bundibugyo, bukan yang paling mematikan dari keluarga Ebola, tapi cukup membuat WHO waswas soal potensi penularannya lintas batas darat.
80 kematian yang diduga. Delapan kasus terkonfirmasi lewat laboratorium. Dan 246 kasus suspek tersebar di setidaknya tiga zona kesehatan di provinsi Ituri, termasuk Bunia, Rwampara, dan Mongbwalu. Yang memperumit situasi, sejumlah warga Amerika di DRC dilaporkan terpapar kasus suspek, dengan beberapa paparan dikategorikan berisiko tinggi, termasuk satu orang yang kemungkinan sudah menunjukkan gejala.
Dari Bangkok, tragedi lain terjadi di perlintasan kereta api. Sebuah kereta barang menabrak bus umum hari Sabtu, menewaskan delapan penumpang dan melukai 32 lainnya. Masinis kereta langsung didakwa atas kelalaian yang mengakibatkan kematian. "Bukti jelas menunjukkan perilaku ceroboh yang menyebabkan kematian," tegas Kepala Polisi Bangkok Urumporn Koondejsumrit. Pengemudi bus, kata Koondejsumrit, juga akan didakwa, tapi belum bisa diperiksa karena masih dirawat di rumah sakit.
Paris ikut menyumbang berita kelam. Sekitar 10 korban baru muncul dalam penyelidikan jaringan Jeffrey Epstein yang kini menjadi urusan hukum Prancis, kata seorang jaksa. Total sekitar 20 orang sudah memperkenalkan diri sebagai korban yang diduga, setelah Jaksa Paris Laure Beccuau secara terbuka mengajak calon korban untuk angkat bicara pada Februari lalu. Penyelidikan perdagangan manusia ini dibuka menyusul rilis berkas Epstein oleh Departemen Kehakiman AS pada Januari, enam tahun setelah sang konglomerat ditemukan tewas di sel penjara pada 2019 saat menghadapi tuduhan perdagangan gadis di bawah umur.
Satu pekan, empat krisis dari empat penjuru dunia. Belum ada yang selesai.