KAMIS, 1 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Dolar Menguat, Harga iPhone Bergerak Dua Arah di P...

Tekno

Dolar Menguat, Harga iPhone Bergerak Dua Arah di Pasar Indonesia

Pasar iPhone Indonesia diwarnai dinamika harga yang tidak seragam pada Mei 2026: seri lama rontok hingga 30 persen, sementara iPhone 17 dan iPhone 15 justru merangkak naik akibat tekanan kurs dolar AS.

Harga iPhone 13 Turun per April 2026 dan Menjadi Pesaing Android Kelas Menengah

Penguatan dolar AS terhadap rupiah mulai meninggalkan jejak nyata di rak-rak distributor resmi iPhone Indonesia. Per 18 Mei 2026, harga perangkat Apple bergerak ke dua arah sekaligus: seri lama amblas cukup dalam, model terbaru justru merangkak naik.

Ini bukan pemandangan biasa. Lazimnya, penurunan harga iPhone lama terjadi perlahan mengikuti siklus peluncuran produk baru. Kali ini koreksinya ugal-ugalan, eh, maksudnya: ugal-ugalan.

IPhone 14 128GB kini dibanderol Rp8.749.000 di iBox, setelah sebelumnya bertengger di Rp12.499.000. Diskon 30 persen. Untuk ukuran produk Apple, angka itu bukan main. Varian 512GB-nya pun turun dari Rp15.299.000 menjadi Rp10.999.000, setara potongan hampir Rp4,3 juta. iPhone 16 Pro Max 512GB kini bisa dibawa pulang dengan Rp23.999.000, terpangkas sekitar 23 persen dari harga awal Rp30.999.000.

Berlawanan arah, iPhone 17 justru terkerek. Varian 256GB naik tipis dari Rp17.249.000 menjadi Rp17.499.000, sedangkan 512GB-nya bergerak dari Rp21.999.000 ke Rp22.249.000. Tekanan kurs mendongkrak biaya impor dan distribusi, dan Apple agaknya tidak mau menanggung selisihnya sendiri.

Nasib serupa menimpa iPhone 15. Varian 128GB naik dari Rp11.999.000 menjadi Rp12.749.000. Yang lebih mencolok: varian 512GB melonjak dari Rp16.499.000 ke Rp18.499.000, hampir Rp2 juta dalam hitungan minggu. Cukup untuk bikin konsumen berpikir dua kali, mengingat iPhone 15 bukan lagi seri terbaru.

Pertanyaannya, berapa lama tren ini bertahan?

Satu hal yang mewarnai lanskap ini: iPhone 17e resmi masuk Indonesia sejak 13 Mei 2026, dijual mulai Rp13 jutaan. Posisinya menarik karena menawarkan chip mutakhir di titik harga yang lebih terjangkau. Dengan kehadiran model ini, pilihan konsumen di segmen menengah-atas kini semakin padat.

Bicara soal iPhone 13, penurunan harganya dalam beberapa bulan terakhir sudah membuatnya jadi pesaing langsung Android kelas menengah premium. Chip A15 Bionic yang tertanam di dalamnya masih tangguh untuk gaming dan pengeditan video, dan perangkat ini diproyeksikan masih menerima pembaruan iOS hingga 2027-2028. Bagi konsumen yang tidak butuh fitur paling gres, iPhone 13 bisa jadi nilai terbaik yang ditawarkan Apple saat ini.

Perbandingan iPhone 16 versus iPhone 17 pun semakin relevan. Keduanya mengandalkan kamera utama 48 MP. Tapi iPhone 17 hadir dengan layar 6,3 inci yang sudah mendukung ProMotion 120 Hz, dibanding iPhone 16 yang masih di 60 Hz. Kamera Ultra Wide iPhone 17 naik kelas ke sensor 48 MP, plus kamera depan 18 MP dengan Center Stage. Fitur Dual Capture, yang memungkinkan rekaman simultan dari kamera depan dan belakang, menjadi daya tarik tersendiri bagi kreator konten. Chip A19 diklaim mendongkrak daya tahan baterai hingga 30 jam untuk pemutaran video, naik dari 22 jam pada iPhone 16 dengan A18. Kalau data ini bisa dipercaya, lompatan baterainya lumayan.

Untuk iPhone 16 Pro Max, meski harganya sudah amblas Rp4,5 juta pada varian terendah, posisinya masih di papan atas. Chip A18 Pro, rekaman Dolby Vision 4K 120fps, layar 6,9 inci Super Retina XDR, bodi titanium, kombinasi yang sulit ditandingi di segmen flagship Android manapun, setidaknya itu klaim manajemen. Baterai diklaim mampu memutar video 33 jam nonstop.

Data harga dikompilasi dari distributor resmi seperti iBox dan BliBli. Harga bisa berbeda antar gerai dan berpotensi berubah sewaktu-waktu tergantung promo masing-masing distributor. Selama kurs dolar belum mereda, dinamika ini kemungkinan masih akan terus bergerak.