SENIN, 5 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  DJI Mic Mini 2S Meluncur: Rekaman 32-Bit yang Teta...

Tekno

DJI Mic Mini 2S Meluncur: Rekaman 32-Bit yang Tetap Aman Meski Sinyal Putus

DJI resmi merilis Mic Mini 2S, mikrofon nirkabel mini dengan dukungan rekaman internal 32-bit floating point dan memori 14,5 GB yang menjamin audio tetap tersimpan walau koneksi ke kamera terputus.

DJI Mic Mini 2 (2TX 1RX+Charging Case)

Kurang dari tiga bulan setelah Mic Mini 2 "reguler" diluncurkan April lalu, DJI hadir lagi dengan varian satu tingkat lebih serius: DJI Mic Mini 2S, resmi diperkenalkan pada Minggu (5/7/2026).

Upgrade paling krusial ada di dalam transmitter-nya. Mic Mini 2S mendukung perekaman internal 32-bit floating point, berbeda dari Mic Mini 2 yang masih mengandalkan format 24-bit. Perbedaan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Format 32-bit float menangkap rentang dinamis yang jauh lebih lebar, artinya suara keras yang tiba-tiba tidak akan bikin klip distorsi, dan suara bisik pun tetap tertangkap bersih. Bagi kreator yang sering merekam di kondisi tidak terkontrol, ini bukan fitur mewah, ini kebutuhan dasar.

Transmitter juga dibekali memori internal 14,5 GB, cukup untuk menampung hingga 28 jam rekaman via fitur loop recording. Audio tetap tersimpan di mikrofon meski koneksi wireless ke kamera tiba-tiba ngadat. Transmitter bahkan bisa berfungsi sebagai voice recorder mandiri tanpa receiver. Semua itu dibungkus dalam bobot hanya 12 gram, bertambah sekitar satu gram dibanding pendahulunya.

Dari sisi konektivitas, kapasitas receiver naik dua kali lipat. Jika Mic Mini 2 hanya sanggup menampung dua transmitter, Mic Mini 2S kini bisa dipasangkan dengan empat sekaligus, dengan pilihan output audio mono, stereo, atau quad track. Quad track ini, agaknya, yang paling bikin tertarik kalangan podcaster dan pewawancara lapangan: setiap narasumber punya trek tersendiri, pascaproduksi jadi jauh lebih bersih.

Jangkauan transmisi diklaim 400 meter dalam kondisi ideal. Dua mode peredam kebisingan tersedia: Weak untuk indoor yang melawan suara AC atau gema, Strong untuk outdoor yang menghajar angin dan lalu lintas. Kompatibilitasnya mencakup DJI Osmo Pocket 4, Osmo Action 6, plus koneksi Bluetooth langsung ke smartphone tanpa aksesori tambahan.

Desain? DJI menyediakan dua pilihan warna, Obsidian Black dan Cloud White, dengan klip magnetik yang bisa dilepas dan diputar. Penutup depan mikrofon pun bisa diganti, detail kecil yang cukup diperhatikan buat pengguna yang peduli estetika gear.

Baterai transmitter bertahan 11 jam, receiver 10 jam. Dengan charging case, total pemakaian tembus 40 jam. Memang di bawah Mic Mini 2 yang sanggup 48 jam, tapi fast charging 5 menit untuk 1 jam pemakaian bisa menambal kekurangan itu saat di lapangan. Rp2,3 triliun? Bukan, ini soal menit, bukan uang. Lima menit. Satu jam penuh.

Di China, harga mulai dari 399 yuan atau sekitar Rp 1 juta untuk satu unit transmitter. Tersedia juga paket bundling lengkap dengan receiver dan charging case. Untuk pasar global, termasuk Indonesia, DJI belum mengumumkan jadwal maupun harga resmi. Angka yang patut dicermati, mengingat kompetitor di segmen ini tidak sedikit.