SENIN, 5 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Discord Aktifkan E2EE Otomatis untuk Semua Panggil...

Tekno

Discord Aktifkan E2EE Otomatis untuk Semua Panggilan, Pesan Teks Masih Tertinggal

Discord resmi menerapkan enkripsi end-to-end untuk seluruh panggilan suara dan video per 19 Mei 2026, menggunakan protokol open-source DAVE yang aktif otomatis tanpa perlu opt-in dari pengguna.

Discord hadirkan "end-to-end encryption" lindungi semua panggilan

Mulai 19 Mei 2026, setiap panggilan suara dan video di Discord otomatis terlindungi enkripsi end-to-end, tanpa pengguna perlu menyentuh satu pengaturan pun untuk mengaktifkannya. Ratusan juta akun langsung kebagian, serentak, tanpa terkecuali.

Ini bukan fitur kecil. "End-to-end Encryption is now standard for every voice and video call on Discord, outside of stage channels. No opt-in required," ujar Mark Smith, Vice President of Core Technologies Discord, dalam posting blog resmi perusahaan.

Di balik fitur ini ada protokol bernama DAVE, singkatan dari Discord Audio and Video Encryption. Protokol open-source ini dirancang lintas platform: Windows, macOS, Linux, peramban web, hingga konsol game seperti PlayStation dan Xbox. Tim Discord bahkan harus berkolaborasi langsung dengan Firefox untuk menambal bug internal agar implementasinya berjalan mulus di semua ekosistem itu. Proses pengembangannya diklaim memakan waktu bertahun-tahun. Bukan perkara yang bisa diselesaikan dalam satu atau dua sprint.

Ada batasannya, tentu saja. Enkripsi ini hanya berlaku untuk komunikasi suara dan video. Pesan teks Discord masih belum tersentuh E2EE, dan perusahaan secara eksplisit menyatakan tidak ada rencana mengubah itu dalam waktu dekat. Alasannya teknis tapi masuk akal: fitur-fitur inti seperti bot, mesin pencari internal, dan sistem moderasi otomatis sangat bergantung pada teks yang bisa dibaca platform. Membangun ulang seluruh ekosistem itu agar kompatibel dengan enkripsi bukan urusan satu atau dua kuartal. Saluran bertipe Stage juga dikecualikan karena memang berfungsi sebagai siaran publik.

Menarik kalau kita lihat lanskap yang lebih luas. Meta bergerak ke arah yang berlawanan: enkripsi end-to-end dicabut dari fitur Direct Message Instagram per 8 Mei 2026, berlaku global. Artinya percakapan pengguna kini bisa diakses platform. TikTok, sejak awal memang tidak pernah menerapkan E2EE, dengan dalih mempermudah pelacakan komunikasi apabila muncul kasus hukum.

Discord justru memilih memperketat perlindungan. Bagi pengguna yang peduli privasi, ini kabar yang disambut baik. Komunitas Discord sudah lama bukan sekadar gamer, tapi melebar ke pelajar, pekerja kreatif, komunitas profesional, dan tim kerja jarak jauh yang mengandalkan panggilan harian.

Apple masih jadi contoh lain yang bergerak searah, dengan enkripsi pada layanan pesan berbasis RCS yang membuat percakapan antara pengguna iOS dan Android lebih terlindungi.

Yang patut dicermati: bagaimana Discord menyelesaikan masalah kompatibilitas lintas perangkat yang selama ini menjadi hambatan teknis utama implementasi E2EE di platform berskala besar. Kalau ini berhasil, setidaknya itu klaim manajemen, bisa jadi referensi teknis yang dipelajari platform lain. Pertanyaannya tinggal satu: apakah enkripsi untuk pesan teks juga akan menyusul, atau Discord memang puas berhenti di sini?