SELASA, 13 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  California Siapkan Pajak 100% untuk Dana Kompensas...

Internasional

California Siapkan Pajak 100% untuk Dana Kompensasi Pelaku 6 Januari dari Trump

Gubernur Gavin Newsom mengumumkan rencana pajak penuh atas dana kompensasi senilai 1,776 miliar dolar AS yang dialokasikan Trump untuk para pelaku kerusuhan Capitol, memicu gelombang kontroversi politik dan hukum di Washington.

While Donald Trump continues to enrich himself in office, California will stand up against corruption.

Gavin Newsom tidak main-main. Gubernur California itu mengumumkan rencana mengenakan pajak 100 persen atas dana kompensasi senilai hampir 1,8 miliar dolar AS yang dialokasikan pemerintahan Presiden Donald Trump kepada para individu yang terlibat dalam penyerangan Gedung Capitol pada 6 Januari 2021.

Angka yang besar, dan kontroversial. Dana sebesar 1,776 miliar dolar AS itu secara resmi dilabeli kantor gubernur California sebagai "dana gelap", ditujukan sebagai kompensasi bagi mereka yang diklaim menjadi korban dari apa yang disebut "persenjataan" politik oleh aparat pemerintah.

"Salah satu hal yang menurut saya akan kita coba lakukan adalah mengenakan pajak 100 persen," ungkap Newsom, sebagaimana dikutip Reuters pada Kamis, 28 Mei 2026. Ini, tegasnya, sepenuhnya berada dalam kewenangan negara bagian California. Bukan gertakan kosong.

Latar belakang dana ini tidak sesederhana kelihatannya. Awalnya Trump menggugat IRS atas dugaan kebocoran laporan pajaknya ke publik. Penyelesaian hukum itu yang kemudian menjadi sumber dana kompensasi tersebut. Lebih dari 1.500 individu yang sudah mengantongi pengampunan dari Trump kini tengah menghitung kerugian finansial mereka, mulai dari ongkos kuasa hukum, masa kurungan, hingga bisnis yang porak-poranda. Harapan mereka: negara federal menanggung semuanya sebagai pengakuan atas penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintahan Joe Biden.

Penolakan datang dari arah yang tak terduga. Dua petugas polisi yang bertahan membela Capitol saat serangan berlangsung telah mengajukan gugatan terhadap rencana kompensasi ini. Di Senat, Senator Republik dari Carolina Utara, Thom Tillis, tidak menyembunyikan kegeramannya.

"Potensi untuk memberikan kompensasi kepada seseorang yang menyerang petugas polisi, mengakui kesalahannya, dihukum, diampuni, dan sekarang kita akan membayar mereka untuk itu? Itu tidak masuk akal," tegas Tillis. Suara yang menarik, mengingat ia berasal dari pihak yang sama dengan Trump.

Ada satu klausul lagi yang bikin dahi berkerut. Dalam kesepakatan itu, IRS secara permanen dilarang mengaudit klaim pajak masa lalu Trump, keluarganya, dan bisnis-bisnisnya. Klausul inilah yang membuat sejumlah anggota Demokrat, dan bahkan beberapa Republik, mempertanyakan legalitas keseluruhan skema ini.

Hingga berita ini diturunkan, Gedung Putih dan Departemen Kehakiman AS belum mengeluarkan respons resmi. Kapan tepatnya kebijakan pajak California mulai berjalan pun belum ada kepastian dari Sacramento.

Bagi Newsom, ini agaknya bukan sekadar soal fiskal. Pajak 100 persen itu berfungsi sebagai sinyal tegas: uang kompensasi federal yang mengalir ke warga California akan dikembalikan ke kas negara bagian. Pertarungan antara Sacramento dan Washington baru saja panas.