SELASA, 29 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Bursa Asia Berpencar di Penutup Paruh Pertama 2026...

Finansial

Bursa Asia Berpencar di Penutup Paruh Pertama 2026, Taiex Melesat Hampir 3%

Bursa Asia mixed di awal perdagangan Selasa (30/6), dengan indeks Taiex Taiwan memimpin reli setelah kesepakatan gencatan AS-Iran mendorong sentimen positif global di sesi penutup semester pertama.

Bursa Asia Bervariasi di Pagi Ini (30/6), Indeks Taiex Melonjak Paling Tinggi

Paruh pertama 2026 resmi ditutup hari ini, dan pasar Asia memilih cara yang menarik untuk mengakhirinya: berpencar. Taiex Taiwan melonjak 2,99% ke 46.346,57 per pukul 08.22 WIB, angka yang cukup untuk membuat banyak orang menaikkan alis.

Nikkei 225 membuka sesi dengan lonjakan hingga 1,36% ke 70.416,02, sebelum sedikit mendingin dan parkir di 69.521,69 atau menguat tipis 0,08%. Angka pagi hari itu bukan sekadar pembuka. Secara kuartalan, Nikkei kini bersiap menutup tiga bulan terakhir dengan kenaikan sekitar 36%. Kenaikan kuartalan paling tajam sejak 1965. Lebih dari enam dekade menunggu.

Tidak semua ikut pesta. Hang Seng dibuka turun 0,08% ke 23.007,87, Kospi Korea tergerus 0,32% ke 8.367,9, dan FTSE Straits Times Singapura amblas 0,43% ke 5.186,19. ASX 200 Australia nyaris tak kemana-mana, naik 0,03% ke 8.825. Satu nama yang luput dari draft awal: FTSE Malay KLCI Malaysia justru menguat tipis 0,01% ke 1.666,01. Mixed, tapi bukan kaotik.

Katalis utama di balik sentimen positif yang mendominasi sebagian besar kawasan adalah kesepakatan AS dan Iran untuk menghentikan permusuhan dan memperbarui perundingan soal Selat Hormuz, jalur yang menanggung sekitar 20% pasokan minyak dunia. Kabar de-eskalasi ini bak gayung bersambut bagi pelaku pasar yang sudah lama was-was soal risiko geopolitik di kawasan Teluk.

Wall Street merespons lebih dulu semalam. Dow Jones mencatat rekor penutupan tertinggi, sinyal yang cukup kuat untuk menular ke bursa-bursa Asia pagi ini. Saham-saham teknologi Jepang memimpin rebound dan menjadi penggerak utama Nikkei.

Satu hal yang agaknya luput dari perhatian banyak orang: ini sesi terakhir paruh pertama 2026. Artinya, ada potensi window dressing di beberapa pasar, pola klasik yang familiar bagi veteran mana pun. Apakah reli Taiex yang hampir 3% murni fundamental, atau ada bumbu akhir periode di dalamnya? Pertanyaan yang patut dicermati sebelum terlalu terbawa euforia.

Bagi pelaku pasar domestik, pergerakan ini menjadi salah satu referensi pembukaan IHSG hari ini, meski sentimen lokal punya dinamikanya sendiri. Seberapa kuat efek tular kesepakatan AS-Iran ke Bursa Efek Indonesia, entah kebetulan atau tidak, akan terjawab di jam-jam pertama perdagangan.