RABU, 7 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Boeing 737 K2 Airways Hilang di Laut Arab, Lima Aw...

Internasional

Boeing 737 K2 Airways Hilang di Laut Arab, Lima Awak Tak Diketahui Nasibnya

Pesawat kargo Boeing 737-400 milik K2 Airways hilang dari radar di atas Laut Arab, sekitar 287 kilometer barat Karachi, setelah melaporkan gangguan navigasi. Lima awak masih belum ditemukan.

Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Pencarian Dilakukan

Sinyal terakhir diterima saat pesawat berada di ketinggian sekitar 1.100 kaki dengan laju penurunan 22.400 kaki per menit. Dalam hitungan detik.

Boeing 737-400 kargo milik K2 Airways dengan nomor registrasi AP-BOI lenyap dari radar di atas Laut Arab pada Selasa (7/7) malam waktu setempat, sekitar 287 kilometer di sebelah barat Karachi. Pesawat yang menjalankan penerbangan KTA1732 itu tengah dalam perjalanan dari Sharjah, Uni Emirat Arab, menuju Karachi, membawa lima awak di dalamnya.

Kronologinya singkat tapi menyeramkan. Pukul 21.18 waktu setempat, kru melaporkan gangguan pada sistem navigasi kepada pengatur lalu lintas udara (ATC) Karachi. Petugas ATC sempat berupaya memberikan panduan navigasi darurat. Tiga menit berselang, radar menangkap pesawat melakukan perubahan arah secara tiba-tiba disertai penurunan ketinggian yang sangat cepat, lalu kontak terputus total. Tidak ada lagi sinyal, tidak ada radio.

Data ADS-B awal dari Flightradar24 mencatat profil penerbangan yang tidak lazim sebelum pesawat menghilang: sempat kehilangan ketinggian, naik lagi, kemudian menukik drastis. Fluktuasi seperti ini, jujur saja, jarang berakhir baik.

Pakistan Airports Authority (PAA) langsung mengaktifkan Rescue Coordination Center begitu kontak terputus. Operasi pencarian dan penyelamatan skala besar kini tengah berjalan, melibatkan Angkatan Laut Pakistan, Angkatan Udara Pakistan, serta sejumlah instansi sipil.

K2 Airways, maskapai kargo swasta berbasis di Karachi yang mulai beroperasi pada 2018, menyatakan pihaknya bekerja sama penuh dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan. "Kami terus berdoa dengan sungguh-sungguh demi keselamatan rekan-rekan kami," demikian pernyataan resmi manajemen maskapai, dirilis Rabu (8/7).

Hingga berita ini diturunkan, otoritas Pakistan belum mengonfirmasi apakah pesawat benar-benar jatuh. Investigasi formal baru akan dimulai setelah operasi pencarian membuahkan hasil. Agaknya, profil penerbangan yang terekam sudah bicara banyak.

Insiden ini membawa ingatan kembali ke 2020, ketika pesawat Pakistan International Airlines menghujam tanah saat hendak mendarat di Bandara Karachi dan menewaskan 97 dari 99 orang di dalamnya. Karachi kini kembali menjadi latar dari sebuah drama penerbangan yang belum jelas ujungnya.