MINGGU, 11 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  30 Ribu Wisatawan Malaysia Serbu Thailand Selatan,...

Internasional

30 Ribu Wisatawan Malaysia Serbu Thailand Selatan, Hat Yai Nyaris Penuh

Sekitar 30 ribu wisatawan Malaysia diprediksi membanjiri Thailand selatan selama libur panjang Idul Adha, dengan total belanja diperkirakan mencapai 600 juta baht atau sekitar Rp 268 miliar.

Thailand Dibanjiri Wisatawan Malaysia Saat Libur Idul Adha

Libur panjang Idul Adha tahun ini agaknya menjadi berkah tersendiri bagi sektor pariwisata Thailand selatan. Sekitar 30 ribu wisatawan Malaysia diprediksi masuk ke wilayah itu selama musim liburan, membawa proyeksi total belanja 600 juta baht atau setara Rp268 miliar.

Aida Oujeh, Presiden Thailand-Southeast Asia Halal Trade and Tourism Association, menyebut rata-rata setiap pelancong Malaysia bakal menghabiskan 20 ribu baht atau kurang lebih Rp10 juta per kepala selama berada di selatan Thailand. Kalau dikalikan puluhan ribu orang, angkanya tidak kecil.

"Sebagian besar wisatawan diperkirakan tetap menuju lima provinsi selatan Thailand yakni Songkhla, Pattani, Yala, Narathiwat, dan Satun," ujar Aida. "Kebanyakan wisatawan Malaysia menuju Hat Yai yang masih menjadi kota paling populer di Thailand selatan." Danok juga ramai dikunjungi pelancong yang mencari hiburan perkotaan. Satun lebih banyak dipilih mereka yang ingin wisata pulau atau sekadar belanja.

Tingkat hunian hotel di destinasi-destinasi utama itu kini sudah hampir 90 persen. Penuh. Sekitar 20 ribu kamar telah disiapkan, tapi tekanan datang dari dua arah sekaligus: wisatawan Indonesia juga diprediksi ikut meramaikan kawasan yang sama pada periode berhimpitan.

Arus masuk pelancong mengalir melewati Bukit Kayu Hitam, Padang Besar, hingga pos Kota Putra di Kedah yang terhubung langsung ke Ban Prakob di Songkhla. Di kompleks ICQS Rantau Panjang, antrean kendaraan sudah mengular hingga satu kilometer. Puncak arus, kalau data ini bisa dipercaya, belum sepenuhnya tiba.

Otoritas pariwisata Thailand menyiapkan sejumlah acara pendukung untuk memancing pelancong lebih lama tinggal: festival kuliner, tur promosi destinasi, dan yang paling ditunggu, Hat Yai Jazz Music Festival. Strategi klasik jelang lonjakan musiman, buat wisatawan punya alasan untuk tidak buru-buru pulang.

Bagi ekonomi lokal Thailand selatan, skalanya selalu ditunggu-tunggu. Dengan 30 ribu kepala dan belanja rata-rata Rp10 juta per orang, perputaran uang yang masuk ke kantong pelaku usaha setempat selama beberapa hari liburan bisa melampaui pendapatan bulanan di periode biasa. Bukan main.