JUMAT, 2 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  11 Saham Cum Date Hari Ini: DLTA, LSIP, hingga SIM...

Finansial

11 Saham Cum Date Hari Ini: DLTA, LSIP, hingga SIMP Siap Tebar Dividen

Bursa diramaikan 11 saham yang memasuki cum date serentak hari ini, termasuk DLTA, LSIP, dan SIMP. Investor yang ingin kebagian dividen wajib sudah pegang sahamnya sebelum pasar tutup.

Juni datang, waktunya panen dividen! Momentum ini bisa jadi peluang buat para investor yang ingin mencari passive income dari saham. Rincian besaran dividen per lembar saham untuk tahun buku 2025 se

Jejeran emiten yang mengumumkan dividen di Juli 2026 terus bertambah. Hari ini, 11 saham sekaligus memasuki cum date di Bursa Efek Indonesia, batas terakhir bagi investor untuk masuk posisi dan tetap berhak atas dividen.

Tiga nama paling banyak diperbincangkan dari daftar ini: PT Delta Djakarta Tbk (DLTA), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Ketiganya punya satu kesamaan yang relevan buat investor dividen, yakni rekam jejak pembagian yang konsisten dari tahun ke tahun.

DLTA sudah lama dikenal sebagai emiten dengan dividend payout ratio yang relatif tinggi dibanding laba bersihnya. Perusahaan minuman ini nyaris tidak pernah absen bagi dividen, bahkan di tahun-tahun ketika kinerja sektor konsumer sedang loyo. Basis investor ritelnya pun terbilang loyal.

LSIP dan SIMP, keduanya di bawah naungan Grup Salim dan bergerak di sektor perkebunan sawit, punya dinamika yang agak berbeda. Besaran dividen dua emiten ini lebih sensitif terhadap pergerakan harga crude palm oil di pasar global, karena laba bersih mereka sangat bergantung pada komoditas tersebut. Tahun ini, dengan harga CPO masih terjaga di level yang lumayan solid, distribusi dividen keduanya agaknya tidak mengecewakan. Setidaknya itu yang bisa dibaca dari kondisi pasar sejauh ini.

Soal mekanismenya, cum date adalah batas terakhir kepemilikan saham yang memberikan hak atas dividen. Beli sehari setelahnya, alias di ex date, dan dividen yang diincar sudah melayang ke tangan pemegang lama. Bukan soal teknis remeh. Cukup banyak investor pemula yang pernah kena jebak di situasi ini karena salah hitung jadwal.

Pertanyaan yang lebih penting buat investor jangka menengah: apakah beli saham di hari cum date semata demi mengejar dividen itu strategi yang masuk akal? Tidak selalu. Secara historis, harga saham cenderung terkoreksi setelah ex date, kira-kira sebesar nilai dividen per saham. Fenomena ini sudah jadi pengetahuan umum di kalangan trader. Jadi kalau hitungannya cuma soal dividen tanpa memperhitungkan potensi koreksi harga, marginnya bisa lebih tipis dari yang dikira.

Buat investor yang memang sudah mengantongi salah satu dari 11 saham ini sejak jauh hari, hari ini adalah panen kecil yang sudah ditunggu. Yield dividen masing-masing emiten bervariasi, tergantung harga beli dan besaran dividen yang telah ditetapkan lewat RUPST masing-masing.

Musim dividen Juli 2026 ini ramai, lebih ramai dari biasanya. Entah kebetulan atau tidak, banyak emiten seolah menumpuk jadwal cum date di pertengahan tahun, bak window dressing versi corporate action. Buat investor yang aktif memantau kalender dividen, periode ini layak dicermati lebih seksama.